BPJS KETENAGAKERJAAN


Promo Novel

Sarlem Jus

Alexandre Cristie

Jenazah Juhendri dan Andi Korban Laka Tambang Berhasil Ditemukan



Babar, Kupasonline.com- Dua penambang asal Desa Mayang yang tertimbun longsoran tanah di kawasan Bukit Panjang Desa Mayang Kecamatan  Simpangteritip Kabupaten Bangka Barat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Berhasil di Evakuasi,Rabu (31/7/2019).

Kedua Jasad Korban Laka Tambang itu berhasil ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa lagi.

Diketahui, bahwa Pencarian ini melibatkan tim gabungan yang terdiri dari anggota Polsek Simpangteritip, anggota TNI, Basarnas Bangka Belitung, Tim PB Satpol PP Bangka Barat, warga setempat serta tiga unit alat berat.


Juhendri als hen bin muisman, 33 tahun, buruh harian, dsn. 2 Desa Mayang Kecamatan Simpang Teritip Kabupaten Bangka Barat telah ditemukan pada hari Rabu tgl 31 Juli 2019 sekira pukul 04.00 Wib dengan kedalaman lebih kurang 15 meter.

Sementara itu, kedua Jasad korban berhasil diangkat dan dievakuasi, jenazah tersebut langsung dibawa ke rumah duka untuk segera dimakamkan.

Sedangkan Andi Bin semin, 30 tahun, buruh harian dsn 2 Desa  Mayang Kecamatan  Simpang  Teritip Kabupaten Bangka barat ditemukan pada hari Rabu tgl 31 juli 2019 sekira pukul 17.30 wib dengan kedalaman lebih kurang 20 meter, jenazah tersebut langsung dibawa ke rumah duka untuk segera dimakamkan.

Berdasarkan keterangan dari Kapolsek Simpangteritip, Iptu Astrian Tomi SH MH, mengaku sudah berulang kali mengimbau dan melarang agar warga tidak menambang di hutan adat Desa Mayang, yakni Bukit Panjang,"Ungkap Kapolsek, Iptu Astrian Tomi,SH.MH.

Menurutnya, pihak Kepolisian sudah berapa kali mengimbau, bahkan sudah dipasang police line yang kemarin itu. Hingga saat ini masih ada tandanya itu tapi masih juga ini ditempat lobang yang sama hingga korban tertimbun belum ilang garis polisinya,” ungkap Iptu Astrian Tomi.

Kapolsek Simpang Teritip IPTU Astrian Tomi S.H,M.H seizin Kapolres Bangka Barat AKBP Firman Andreanto, S.H, S.IK, M,Si menegaskan pihaknya akan memeriksa kasus ini dan memanggil para saksi, seperti keluarga, teman korban serta kepala desa,"Tegas Iptu.Astrian Tomi, SH.MH.

"Ya kita lihat nanti mereka ini ada bosnya atau tidak, kalau menambang masyarakat artinya laka tambang tunggal tapi kalau ada bos nya artinya harus bertanggung jawab nantinya" ujar Kapolsek.(Masdin).

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *