BPJS KETENAGAKERJAAN


Kades Goiso'oinan Mentawai, Terus Tingkatkan Hasil Pertanian



Foto : Kepala Desa Goisooinan di ruangan kerjanya.

Mentawai.          kupasonline.com-Kepala Desa Goisooinan, kecamatan Sipora utara, kabupaten kepulauan Mentawai, Utamakan program pertanian dalam hal peningkatan  hasil produktifitas padi dengan jajar legowo atau jarak tanam padi.

Ini dikemukan Kepala Desa Goisoinan, Hasan Basri usai gelar rapat Evaluasi program Desa. Kamis, (25/07).

Hasan Basri  mengatakan,  untuk meningkatkan hasil pertanian padi di desanya, ia menerapkan itu pertama sekali di sawah miliknya guna memberikan contoh kepada Masyarakat petani Desa Goisooinan supaya lebih ulet.

Keistimewaan cara penanaman padi dengan cara jajar legowo menurutnya sangat membantu dalam segi perawatan. Pasalnya, jarak antara rumpun padi yang lain dapat di lalui. Memberikan kemudahan saat membersihkan padi dari hama dan juga saat pengambilan hasil panen.

"Kurangnya keseriusan bertani padi. Tentu akan berdampak pada hasil panen dari biasanya. Kerena tanpa perawatan padi mudah diserang hama. Hasilnya tentu tidak sesui keinginan," Sebut Hasan Basri.

Seterus nya,  untuk mendukung hasil pertanian di Desa Goisoinan. Pihaknya, membuat jalan pertanian, Saluran Irigasi dan jembatan guna memberikan kemudahan bagi Masyarakat Desa.

"Untuk hasil pertanian di Goisooinan hanya 30 persen. Berarti hanya untuk konsumsi sendiri. Kita mengupayaka setiap tahun mengalami peningkatan dari hal yang menjadi pendukung hal tersebut," Imbuhnya.

Kami Pemerintah Desa  tetap mengupayakan hasil pertanian padi mencapai 100 persen. Supaya Desa Goisoinan menjadi Lambung Beras di Mentawai, Melalui Koordinasi Dinas Ketahanan Pangan Mentawai dan berkolaborasi dengan Kodim 0319 Mentawai.

"Melalui Koordinasi dengan PL Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian. Kita menerima aspirasi dari Masyarakat pada bidang Pertanian. Apalagi Pemerintah Kabupaten merespon itu, berarti sekarang kembali pada Masyarkat sendiri. Semoga apa yang kita harapkan terwujud,"  Ucap Hasan Basri.

Kemudian ia memberi contoh, Seandainya kita hanya menanam saja tanpa perawatan. Tentu pertumbuhan tanaman tidak sempurna. Maka kita berikan pandangan dan tanggapan kepada Masyarakat bahwa petani yang serius petani sejahtera.

Hingga saat ini, tanah persawahan di Desa Goisooinan dengan luas sekitar 100 Ha. Serta 3 Heler pendukung yang Terbagi di 4 dusun yakni dusun Goisooinan, dusun Kaliou, dusun Pogari, dusun Adduri dan dusun Kalio. (ash)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *