BPJS KETENAGAKERJAAN


Air Sabun Bisa Padamkan Api Lebih Cepat


Padang, Kupasonline -- Dinas pemadam kebakaran mencatat ada peningkatan kasus kebakaran setiap tahunnya terjadi di Kota Padang. Warga diharapkan bisa meminimalisir kebakaran dengan meminimalisir penyebabnya.

Kabid  proteksi dan pengujian dinas pemadam kebakaran kota Padang, Fajar Sukma mengatakan ada banyak faktor penyebab terjadinya kebakaran. Kosleting aliran listrik, ledakan tabung gas.

Selain dengan air, untuk memadamkan api yang disertai gas atau minyak, hendaknya dipadamkan dengan air yang dicampur dengan deterjen atau air sabun.
Air ini akan mematikan api dengan cepat. "Jadi kalau ada kebakaran yang disertai dengan gas, atau minyak disekitarnya. Segera siram dengan air sabun," sebut Fajar di Media Center balaikota Aia Pacah Padang.

Trik ini, menurutnya juga telah disosialisasikam pada masyarakat agar bisa memadamkan api lebih dini sehingga bisa mencegah kerugian lebih besar.

Diuraikan Fajar, dari Januari hingga Agustus 2019 ini, jumlah kasus kebakaran yang terjadi di kota Padang adalah sebanyak 215 kasus dengan total kerugian Rp.6,4 miliar lebih.
Sementara sepanjang tahun 2018, jumlah kasus kebakaran adalah sebanyak 348 kasus dengan total kerugian sebesar Rp 17 miliar lebih.

Dinas pemadam kebarakan terus berupaya agar masyarakat berhati hati terhadap kemungkinan kebakaran. Karena jika telah mengalami kebakaran, maka korban akan langsung miskin.

Di sisi lain, sampai saat ini menurutnya, dinas Damkar Kota Padang masih kekurangan personil dan mobil. Saat ini mobil yang ada adalah sebanyak 16 unit. Sementara berdasarkan kebutuhan kota Padang berdasarkan standar junlah penduduk,kota Padang sudah seharusnya punya 100 unit mobil pemadam kebakaran dengan estimasi 8 orang personil untuk setiap unitnya. " Sampai saat ini kita masih kekurangan armada dan personil," tegas Fajar.

Tak hanya mobil pemadam biasa, dinad damkar Padang juga tak memiliki mobil pemadam yang pakai tangga. Sehingga kesulitan memadamkan api pada bangunan yang tinggi. Saat ini dikatakan, proses pemadaman pada bangunan yang tinggi masih dilakukan secara manual. Petugas lamgsung memadamkan api dengan selang fi titik api dengan menyambungkan pipa. (ags)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *