BPJS KETENAGAKERJAAN


Promo Novel

Sarlem Jus

Alexandre Cristie

Polisi Hong Kong Tembak Dada Demonstran Tersiar Langsung


Jakarta, Kupasonline -- Aksi polisi Hong Kong menembak demonstran di bagian dada dalam bentrokan Senin pagi (11//11) tersiar secara langsung di Facebook.

Rekaman itu menunjukkan seorang anggota polisi mencoba menahan seorang demonstran di persimpangan jalan di distrik Sai Wan Ho.

Kemudian satu demonstran lainnya berlari mendekati petugas. Namun polisi langsung menembak ke arah dada, dan seketika dia tersungkur ke tanah sambil memegang sisi kiri.

Tak lama kemudian, aparat kembali melepaskan dua tembakan, dan pedemo bertopeng lainnya jatuh. Meski demikian belum dipastikan apakah dia jatuh akibat tembakan.

Polisi terlihat berusaha menahan dua pria yang sudah terbaring di jalan itu. Salah satu dari mereka dalam kondisi berlumuran darah. Tubuhnya terlihat lemas. Sementara seorang lainnya masih sadar dan bisa berbicara.

Sumber di kepolisian mengkonfirmasi kepada AFP bahwa aparat telah melepaskan tembakan ke lebih dari satu pengunjuk rasa di Sai Wan Ho. Keterangan resmi akan segera diberikan. 

Hong Kong terus dirongrong aksi demonstrasi selama lima bulan belakangan. Meski RUU Ekstradisi sudah dinyatakan dicabut, tetapi hal itu belum juga meredam gejolak masyarakat.

Ketegangan meningkat dalam beberapa hari terakhir setelah kematian mahasiswa pada Jumat lalu akibat jatuh dari gedung parkir saat terjadi bentrokan dengan aparat.

Para demonstran garis keras Hong Kong saat ini juga semakin beringas untuk menyerang polisi. Tidak hanya itu, mereka juga turut merusak sejumlah fasilitas umum dan toko atau kantor perusahaan yang terkait dengan China.

Di sisi lain, kelompok bertentangan juga kerap menyerang tokoh-tokoh masyarakat. Yang menjadi korbannya adalah politikus Junius Ho, aktivis hak asasi Jimmy Sham, dan perwakilan daerah Andrew Chiu. China juga menuduh ada kekuatan asing yang menjadi dalang kerusuhan di Hong Kong.(*/wan)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *