BPJS KETENAGAKERJAAN


Promo Novel

Sarlem Jus

Alexandre Cristie

UNP Tawarkan Ganti Rugi Uang, STIH Minta Bangunkan Kampus


Padang, Kupasonline --Tarik ulur soal perebutan lokasi kampus STIH Padang antara Yayasan Pendidikan dan Kesejahteraan Masyarakat Indonesia (YPKMI) dengan Universitas Negeri Padang (UNP) tak kunjung menemukan titik terang.  Pembina YPKMI, Davip Maldian mengatakan bahwa pihaknya tak butuh ganti rugi berupa uang. Yang dibutuhkan adalah kampus bagi mahasiswa STIH dan STISIP Padang menimba ilmu.

"Kami mengucapkan terimakasih kepada UNP yang telah menawarkan ganti rugi kepasa kami. Tapi kami butih kampus karena kita belum memiliki tempat yang representatif," sebut Davip Maldian, kemarin.

Menurutnya, dalam rangka sama-sama mencerdaskan anak bangsa, manajemen UNP diharapkan tidak ngotot. Jika ingin memang ingin membangun labor enterpreneurship, ada banyak tempat lain yang lebih. Sehingga UNP maju dan STIH dan STISIP Padang tidak terganggu.

"UNP itu institusi yang besar. Dia bisa bangun kampus di mana saja. Kenapa pula harus lokasi STIH dan STISIP ini diambil. Kita kan sama-sama mencerdaskan anak bangsa," katanya.

Ketua umum alumni STIH-STISIP  Padang, Andi Taswin juga membenarkan hal tersebut. Menurutnya, dalam kondisi serba mendadak seperti sekarang, mahasiswa akan terlantar karena mereka butuh tempat untuk  berkuliah. Jika UNP mengambilnya, tentu, mahasiswa akan teraniaya. 

Menurutnya, jika UNP bersikeras juga mengambil lokasi kampus STIH dan STISIP, ia bermohon agar UNP juga membantu membangunkan kampus baru. "Kalau mau diambil juga, tolong juga UNP bangunkan kampus kami agar mahasiswa tak terlantar atau beri kamu waktu sampai punya dana dan membangun kampus  sendiri," tambahnya.

Senada, alumni STISIP Padang, Suir Pen mengungkapkan keprihatinan yang sama. Menurutnya, jika diambil paksa oleh UNP, mahasiswa STIH dan STISIP Padang akan terlantar. "Kasihan mahasiswa, nanti mereka mau kuliah dimana. Kalau UNP memang bersedia, kita minta bantu juga agar dibangunkan kampus bagi mereka," sebut anggota DPRD Sumbar ini. 

Wakil rektor II UNP, Syahril mengatakan, UNP sudah menyiapkan ganti rugi, cuma masih memunggu kesepakatan dari internal STIH sendiri. "Kita sifatnya menunggu, UNP siap bernegosiasi," tuturnya singkat. (*/ags)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *