BPJS KETENAGAKERJAAN


Promo Novel

Sarlem Jus

Alexandre Cristie

Dalam Sitaan AMP Beroperasi, Kuasa Hukum Ramlan Tanjung Menduga Ada Permainan



Simeulue Kupasonline -- kita melihat ada kejanggalan dalam proses hukum Ramlan Tanjung," ujar Kartoyo, SH, MH Pengacara Ramlan Tanjung memulai wawancara dengan sejumlah Media di Simeulue, Selasa (3/12).

Salah satu kejanggalan itu soal aset Ramlan Tanjung berupa satu unit AMP yang saat ini dalam sengketa (alat bukti) anehnya leluasa dipakai diduga oleh pelapor berinisial Irs.

Alasan itu keadilan, Kuasa Hukum Ramlan Tanjung, Kartoyo SH. MH. MM didampingi rekannya Zulfikli Lumbangaol SH, menyurati institusi Polisi.

Laporan dengan perihal keberatan atas pemakaian alat sitaan sudah dilayangkan ke Polres Simeulue tertanggal 28 November 2019.

Surat keberatan berkop Kantor Advokat KARTOYO & Patners itu juga ditembuskan ke Kapolri, Irwasum Mabes Polri, Divisi Propam Mabes Polri, Bareskrim Mabes Polri.

Kemudian juga ditembuskan mereka ke Ketua Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Kapolda Aceh, Irwasda Polda Aceh, Dir Propam Polda Aceh, dan Dir Reskrim Polda Aceh.

Adapun Aspalt Mixing Plant (AMP) dimaksud milik PT. Vanesha Mandiri Utama  sesuai surat yang dikeluarkan pengadilan negri Sinabang nomor 11/Pen.Pin/2018/PN.Snb tanggal 5 Maret 2018.

Kemudian surat penyitaan nomor SP. Sita/14/III/Res.1.11./2018/Reskrim tanggal 12 maret 2018.

Ia terang menegaskan aset kliennya Ramlan Tanjung saat ini disita. Tapi fakta dilapangan, ternyata AMP tersebut dioperasikan secara diam diam. " luar biasa kali permainan orang itu, ala mafia” tutur Kartoyo.  

Tak berhenti disitu, Kartoyo CS juga berencana akan melabuhkan persoalan kliennya ke Mabes Polri, Kejaksaan Agung dan Mahkamah Agung bila tak tuntas di situ.

Tak main main tekadnya memperjuangkan keadilan hukum untuk kliennya Ramlan Tanjung akan ditempuh bisa hingga ke Mahkamah Agung, Komisi III DPRI RI bahkan ke Presiden Jokowi.

Sementara itu Pengadilan Negri Sinabang yang sedang menangani Kasus Ramlan Tanjung, saat dikonfirmasi sejumlah Wartawan Simeulue, melalui Humas, Rahmawan, SH, MH yang juga salah satu hakim belum dapat memberi keterangan rinci.

Ia bisa memberikan keterangan pers apakah AMP benar atau tidak beroperasi. 

"Kebetulan pak Ketua Pengadilan, beliau sedang ada acara di luar. Saya menerima ini memang atas perintah beliau untuk mengakomodir soal keperluan apa," jelas Rahmawan.

Selanjutnya kata dia apa materi yang ingin disampaikan akan dia sampaikan ke ketua PN untuk selanjutnya bila ketua mendelegasikan pada dia maka dia akan beri keterangan lebih lanjut sesuai data yang anda.

Tetapi bila nanti Ketua Pengadilan punya kesempatan maka bisa jadi Ketua sendiri yang akan memberikan informasinya. 

"Nanti bagaimana arahan dari beliau, tinggal nomor kontak rekan rekan nanti akan kami hubungi," jelas Rahmawan.(agm/red)

Previous
« Prev Post

Berita Lain:

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *