BPJS KETENAGAKERJAAN






Dinas PUPR Mentawai Kebut Pembangunan Jalan dan Jembatan

Kadis PUPR Mentawai melakukan monitoring pengerjaan pembangunan jalan

Mentawai, Kupasonline--Pengentasan pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur jalan dan jembatan tahun 2019 di kabupaten kepulauan Mentawai dikebut. Tak tanggung tanggung, Rp 60 Miliar APBD pertahunnya digelontorkan untuk terciptanya akses ruas jalan di 10 kecamatan di bumi Sikerei ini.

"Apabila akses jalan ini terwujud, tentu akan ada peningkatan perekonomian masyarakat banyak, khususnya warga kabupaten Mentawai. Pasalnya selama ini warga hanya memakai jasa transportasi laut yang menyebabkan cost ekonomi biaya tinggi untuk menuju kecamatan di daerah tersebut, "terang Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (PUPR) kabupaten Mentawai, Elfi kepada kupasonline di ruang kerjanya, Selasa (10/12).

Salahsatu ruas jalan yang sedang dibangun

Menurut Elfi, ekonomi masyarakat tergantung dengan infrastruktur.  Dari sini akan ada peningkatan  perekonomian. Contohnya buah buahan seperti pisang di Pekan baru dan di Padang rata rata berasal dari Mentawai. Perekonomian warga otomatis akan ada peningkatan,serta akan terbuka lahan baru seperti perumahan seiring dengan ada nya pembangunan ruas jalan tersebut.

DIjelaskan Elfi, ruas jalan berkualitas dan bermutu ini  juga dambaan semua orang untuk bertahan lama. "Kita senantiasa melakukan monitoring untuk menjaga kuaalitas dan mutu sesuai spesifikasi kontrak kerja di tanda tangani," sebutnya lagi.

Hal ini sangat bermanfaat bagi warga banyak untuk arus transportasi pertanian, perikanan dan kunjungan pariwisata.  Bahkan menurutnya, akan ada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan. Jika biasanya hanya 15 ribu orang per tahun, sekarang menjadi 50 ribu orang tiap tahunnya.

Salahsatu pembangunan jembatan yang sedang dilakukan oleh dinas PUPR

Jika hal ini terwujud maka perputaran uang akan semakin tinggi. Pihaknya akan selalu berupaya melakukan percepatan pembangunan Trans Mentawai. Contohnya di pulau Siberut.  Ada 5 kecamatan. Tak tanggung tanggung, 187 km ruas jalan dituntaskan.

"Pembangunan ini tak hanya bersumber dari APBD. Hal ini mengingat luas kabupaten ini dari 11 kabupaten di provinsi sumatera barat, untuk Trans Siberut kita butuh anggaran Rp.1,5 triliun.  Kalau Rp. 1,5 triliun dibagi menjadi Rp. 60 Miliar, berapa 1 tahun paket pekerjaan akan tuntas," urainya.

Namun pihaknya akan berupaya ada peningkatan status ruas ini menjadi ruas jalan nasional untuk meringankan APBD.
Dipastikan dengan adanya perubahan peningkatan status menjadi ruas jalan nasional, APBN akan mengucur  Rp.100 miliar dalam 1 tahunnya. Juga tak kalah pentingnya,  di Siberut dibuka jalan dari Labuan Bajou hingga Sikabaluan. "Ada 23 - 26 km sisa ruas jalan yang akan kita tuntaskan," pungkasnya. (shb)

Previous
« Prev Post

Berita Lain: