Ilustrasi kerusakan gempa bumi di Filipina. 

Jakarta, Kupasonline -- Korban tewas dalam bencana gempa bumi di Kota Padada, Davao del Sur, Filipina mencapai delapan orang. Mereka meninggal akibat terhimpit reruntuhan gedung yang ambruk akibat lindu dengan magnitudo 6,8 yang mengguncang wilayah itu pada Minggu (15/12) kemarin.

Seperti dilansir Associated Press, Senin (16/12), Wali Kota Padada, Pedro Caminero, mengatakan korban ditemukan di lokasi berbeda. Yakni di bawah reruntuhan gedung dan tertimbun adukan semen.

Caminero menyatakan lima orang ditemukan meninggal usai gempa mengguncang wilayah itu pada Minggu kemarin. Sedangkan saat ini mereka mencari tujuh orang penduduk yang dilaporkan hilang.

"Kamis masih mencari tujuh orang lain yang masih hilang," kata Caminero.

Sampai saat ini tercatat ada 84 penduduk yang luka-luka akibat gempa bumi. Sedangkan nilai kerusakan belum bisa ditaksir.

Pemerintah setempat memutuskan meliburkan kegiatan pembelajaran untuk menilai tingkat kerusakan sejumlah gedung sekolah.

Wilayah Davao sudah dihantam tiga kali gempa bumi dalam beberapa bulan terakhir.

Filipina berada di wilayah Cincin Api Pasifik. Zona itu terbentang dari Jepang kemudian Asia Tenggara hingga Pasifik.

Wilayah itu memiliki aktivitas kegempaan dan gunung api yang tinggi. (*/wan)
 
Top
/* Pengunci navbar*/