Kapolsek Payung Sekaki Iptu Yenpi Sabareni (kiri) dengan anggotanya bersama TNI dan masyarakat dilokasi lingsoran

Solok, kupasonline -- Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Payung Sekaki dan Kecamatan Tigo Lurah Kabupaten Solok sepanjang Senin (9/12) sampai Selasa (10/12), menyebabkan tanah longsor dan terbanya badan jalan disejumlah titik lokasi di Nagari Sirukam Kecamatan Payung Sekaki.

   Akibat tanah longsor dan terbanya badan jalan itu, menyebabkan ruas jalan utama yang menghubungkan Nagari Sirukam Kecamatan Payung Sekaki dengan Nagari Simanau Kecamatam Tigo Lurah terputus total sejak Selasa (10/12) pagi sekira pukul 07.00 wib.

    Sejak selasa pagi, puluhan kendaraan roda dua dan roda empat, terjebak kemacetan diruas jalan Sirukam -Simanau itu, akibat material longsoran berula gundukan tanah bercampur kerekel dan batang pepohonan, menutupi ruas jalan. 


   Kapolres Solok AKBP Ferry Irawan melalui Kapolsek Payung Sekaki Iptu Yenpi Sabareni kepada media ini di Sirukam mengatakan, titik longsoran diantaranya terjadi di Guguak Runciang Jorong Gantiang Nagari Sirukam Kecamatan Payung Sekaki.

Longsoran material tanah dan pepohonan menutup ruas jalan Sirukam menghubungkan Simanau

  Dengan kondisi berupa terbanya bahu jalan kurang lebih satu meter dan panjang kurang lebih lima meter.

 Kemudian kata Iptu Yenpi Sabareni menyebutkan, di Kayu Balam masih di Jorong Gantiang Nagari Sirukam.

   Dengan kondisi tertimbunya badan jalan akibat tanah lonsor yang tingginya kurang lebih satu meter, dengan lebar kurang lebih dua meter, yang mana jalan hanya bisa dilewati dengan kendaraan roda dua. 
 Iptu Yenpi Sabareni juga mengatakan, longsoran juga terjadi dikawasan Baso masih dalam wilayah Jorong Gantiang Nagari Sirukam. 

   Dengan kondisi berupa tertimbunya keseluruhan  badan jalan akibat tanah lonsor yang tingginya kurang lebih enam meter dan lebar sebelas meter. 

   " Akibat longsoran itu menyebabkan, ruas jalan disekitar kawasan itu, sampai saat sekarang ini belum bisa ditempuh dengan kedaraan "tukas IptunYenpi Sabareni. (jay).
   

0 komentar:

 
Top
/* Pengunci navbar*/