Sidang Lanjutan Komisaris Ditahan, Diduga AMP Dioperasikan Pelapor Pukul Lengan Wartawan


Simeulue, Kupasonline -- Insiden kekerasan terhadap wartawan yang diduga oleh Ir,  terhadap salah seorang wartawan harianaceh.com  mewarnai sidang sengketa Lanjutan penjualan 3000 lembar saham yang  menjadi tranding topik baru-baru ini di Kabupaten Simeulue. selasa (10/12)


Sidang yang dipimpin oleh Hakim Ketua Muhifuddin dan Hakim Anggota Restu Ikhlas, Hakim Anggota Rahmawan, serta dua  Jaksa Penuntut Umum (JPU), Heri Ikbal, dan B Hendri OR.

Berdasarkan pantauan awak media Kupasonline.com  terlihat salah seorang  jurnalis diduga dihalang-halangi saat merekam Video dan mengambil Foto menggunakan ponselnya. Bahkan, lengan tangan nya  dipukul oleh Ir sehingga hp nya terpental jatuh kelantai.

Selang beberapa saat kemudian yakni ditempat yang sama, sejumlah wartawan kembali mendatangi Ir, Tujuannya, konfirmasi lanjutan serta menanyai insiden pemukulan lengan wartawan. Lazimnya melakukan liputan, wartawan pun merekam hasil konfirmasi. Sayang disini, jua terkesan sala seorang yang mengaku orang dekat Ir,  jua menunjukan arogansinya. 


Hal itu terjadi, saat Hendri Salmi ST. wartawan Aktualnews.co.id. merecorder wawancara dengan irsadi,  tuturnya tegas meminta wartawan tersebut untuk tak merekam. Begini katanya. "Jangan merekam kek gitu, saya gak suka kayak gitu, abang saya belum makan, " pungkas lelaki paru baya itu,  dengan nada tinggi kepada awak  media aktualnews.co.id itu.

"Sedangkan oleh Ir,  sendiri  mengatakan, " bersedia untuk direkam oleh para wartawan yang datang meliput sidang tersebut.

Setelah persidangan selesai, tiba tiba ir, mengaku salah. Ia pun mendekati wartawan harianaceh.co.id Indra.Bn  disaksikan  sejumlah wartawan lain nya dan dari anggota Kepolisian setempat.

Kalau saya salah saya memintak  maaf  sebesar besar nya, "kata ir,  " kita kan bersaudara. "Lalu permintaan maaf tersebut diterima Indra.Bn (wartawan harianaceh.co.id)

Sementara wartawan harianaceh.co.id Indra .Bn yang dikonfirmasi media kupasonline.com mengatakan, " sangat menyayangkan cara pemukulan lengan yang dilakukan ir,  terhadap drinya pasalnya ia sedang melakukan tugas jurnalistik.

" Lazimnya dalam melakukan konfirmasi pers kita untuk melakukan wawancara dan saya pun sudah mintai izin ke Ir,  langsung untuk konfirmasi pers.(agm) 
Label: ,

Post a Comment

[facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.