BPJS KETENAGAKERJAAN






Syahrial Kamat : Kami Masih Optimis Penastani di Kota Padang


Kepala dinas pertanian kota Padang, Syahrial memberikan keterangan kepada Pers di Media Center

Padang, Kupasonline -- Kepala dinas pertanian Kota Padang, Syahrial Kamat mengatakan kota Padang masih optimis Penastani akan dilakukan di kota Padang. Saat ini, pihaknya masih menjajaki pembicaraan dengan Gubernur Sumbar dan Bupati Padang Pariaman soal ini. 

Hal ini diungkapkan Syahrial Kamat saat ditanyai soal nasib 4000 rumah-rumah masyarakat yang sudah lulus seleksi untuk  penginapan peserta Penastani nanti. "Saya tidak bisa berkomentar dulu soal rumah-rumah masyarakat untuk persiapan Penastani ini. Yang jelas kita masih tetap optomis dan berjuang," kata Syahrial Kamat kepada Pers di Media Center Balaikota Padang, Rabu (11/12).

Dalam waktu dekat, katanya, Pemko Padang akan mencoba berembuk lagi dengan gubenrur,  panitia nasional dan Bupati Padang Pariaman.  Dari pertemuan itu nantinya akan dipaparkan lagi soal kesiapan yang telah dilakukan oleh Pemko Padang untuk mendukung Penastani. 

Dari pertemuan itu nantinya, kata Syahrial,  berkemungkinan akan diperoleh tiga opsi. Yakni, kota Pasang kembali ditetapkan  sebagai taun rumah penastani. Kemudian opsi kedua yaitu, Kabupaten Padang Pariaman dinyatakan sebagai daerah penyelenggara 100 persen. Atau kota Padang dan Padang Pariaman sebagai penyelenggara dengan dengan persentase keterlibatan maaing-masiingnya 50: 50 persen.

"Ini tidak adil. Makanya nanti kita mencoba meyakinkan kembali pemerintah pusat dan gubernur. Kalau ingin Penastani sukses di Sumbar. Tentu Padang harus dilibatkan.

"Pemondokan kita sudah siap. Sementara Padang Pariaman belum. Apalagi sebaran rumah di sana masih jarang-jarang. Kita juga punya hotel yang banyak dan bisa menampung peserta pendamping yang butuh hotel, transportasi seperti gojek, gocar, travel. Tidak hanya itu,  kalau presiden nanti datang, kendaraannya harus pakai Mersi. Apakah mereka bisa sediakan. Saya rasa banyak hal  yang perlu dikomunikasikan lagi. Apalagi soal anggaran yang sudah ketok palu," sebut Syahrial Kamat.

Dijelaskan Syahrial, Kota Padang sudah menganggarkan kegiatan-kegiatan pendukung Penastani sejak tahun 2017 lalu.
Dimana tahun 2017 dianggarkan senilai  Rp.1,3 miliar, tahun 2018 sebesar Rp.1,1 miliar.
Sementara tahun 2019 juga telah dianggarkan senilai Rp.39 miliar. Untuk tahun 2020, anggarannya mencapai Rp.79,5 miliar. Jika nanti dikembalikan ke kota Padang, maka pihaknya sebut Syahrial Kamat akan mebuat penastani menjadi iven yang spesifik. Yakni Penastani Milenial. Ada nuansa muda di dalamnya.

Selain itu, rumah rumah masyakat juga sudah diseleksi hingga mencapai 4000 rumah. Padahal informasi terakhir didapatkan bahwa peserta penastani mengerucut dan hanya mencapai 30.000 peserta dengan estimasi 3000 rumah saja.

Kondisi lahan basah juga telah siap. Dan bahkan sudah  ada yang ditanami.  Diakuinya, sebelumnya memang ada,  beberapa lahan sempat bermasalah, yakni titik 3 dan titik 8. Namun saat ini sudah ada surat penyataan bersedia dari pemilik tanah untuk digunakan sebagai lokasi penastani. (ags)

Previous
« Prev Post

Berita Lain: