Belawan, Kupasonline -- Meskipun keluhan nelayan terkait dampak pembangunan Terminal Petikemas BICT Pelindo1 sudah dilaporkan ke Menteri BUMN Erick Thohir namun persoalan reklamasi Pelabuhan Belawan  belum juga terselesaikan. Belakangan Pelindo1 buang masalah tersebut ke anak perusahaan.

Aliansi Wartawan Medan Utara dukung nelayan gelar jejak pendapat di acara Indonesia Loyer Club (ILC) TV One. Rabu (11/12). "Pada perinsipnya Aliansi Wartawan Medan Utara (Awan Mera) dukung pembangunan di Pelabuhan Belawan demi pengembangan dan kemajuan perekonomian di Sumatera Utara, namun Awan Mera tidak bisa membiarkan adanya golongan yang dikorbankan atas pembangunan tersebut". Demikian dikatakan ketua Aliansi Wartawan Medan Utara M. Nursidin AR usai investigasi di Pelabuhan Belawan. Rabu (11/12).

Ditegaskannya Awan Mera siap dukung nelayan gelar jejak pendapat di acara ILC  TV One. "Beedasarkan investigasi Awan Mera, masih banyak keluhan nelayan akibat pembangunan reklamasi Pelabuhan Belawan, bahkan nelayan melayangkan surat laporan tertulis ke Menteri BUMN Erick Thohir, namun keluhan nelayan itu belum juga tersahuti. Kita menduga banyaknya kepentingan oknum oknum di Pelabuhan hingga persoalan keluhan nelayan dikaburkan. Dengan digelarnya rekam jejak pendapat di ILC  menghadirkan Menteri BUMN, Dirut Pelindo1, Kadistanla Medan, Anak Perusahaan Pelindo1 Prima Terminal Petikemas (PTP), Otoritas Pelabuhan, Navigasi, Kesyahbandarah Utama Belawan, pengamat BUMN, Perwakilan nelayan, dan pengamat Politik maka akan diketahui pihak mana yang harus bertanggung jawab atas keluhan nelayan tersebut, dan akan terbongkar masalah di balik tirai pembangunan reklamasi Pelabuhan Belawan, dan Awan Mera dukung rencana nelayan tersebut". Tegas Nursidin. 

Sekitar 2 bulan yang lalu, ribuan nelayan Medan Utara adukan nasibnya terkait reklamasi Pelabuhan Belawan ke Dinas Pertanian dan Kelautan (Distanla) Medan. Selanjutnya pihak Distanla Medan bersama perwakilan nelayan Nazaruddin serahkan data nelayan ke Pelindo1 Medan, namun Pelindo1 Medan lempar bola ke Pelindo1 Cabang Belawan yang kemuadian data nelayan tersebut diterima staf bagian umum Pelindo1 Cabang Belawan. Hingga sampai sekarang harapan nelayan itu seperrinya dikubur ke dasar laut. 

GM Pelindo1 Cabang Belawan Yarham melalui Humas Mufti Rachman ketika dikonfirmasi wartawan terkesan menghindar. Humas yang akrab disapa Along itu sebut soal reklamasi Pelabuhan Belawan bukan wewenangnya menjawab. "Maaf, itu bukan wewenang saya menjawabnya, silahkan aja langsung ke PTP". Kata Mufti Rachman. (Rj)
 
Top
/* Pengunci navbar*/