BPJS KETENAGAKERJAAN






AS Kirim Tim Pemadam Kebakaran ke Australia

Proses pemadaman api karhutla Australia. (Foto: PETER PARKS / AFP)


Jakarta, Kupasonline -- Tim pemadam kebakaran asal Amerika Serikat turun tangan membantu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Australia sejak November 2019.

Tim pemadam kebakaran asal AS mendapat sambutan hangat bak pahlawan ketika tiba di Sydney, Australia pada Kamis (9/1).

Sean Snyder, salah satu petugas pemadam kebakaran asa AS yang mengajukan diri sebagai relawan mengatakan ia dan tim akan bertugas selama sebulan untuk membantu memadamkan karhutla Australia.

Istri Snyder, Autumn mengaku bangga dengan keputusan suaminya untuk turun tangan sebagai sukarelawan membantu memadamkan karhutla Australia.

"Kami sangat bangga dengan apa yang dia kerjakan di sana. Senang mengetahui kedatangan mereka disambut dan dihargai," ungkapnya kepada CNN.

Bantuan AS untuk kebakaran Australia dan Selandia Baru bukan pertama kali. Dinas Kehutanan AS mencatat pada Agustus 2018 sekitar 138 petugas pemadam kebakaran Australia turun tangan memberikan bantuan saat mengalami musibah serupa.

Sementara bantuan AS untuk kebakaran Australia diketahui terakhir pada 2010. Aksi kemanusiaan antar kedua negara telah berlangsung selama lebih dari 15 tahun.

Kepolisian negara bagian New South Wales sejauh ini menetapkan 24 orang yang ditengarai sebagai tersangka pemicu kebakaran hutan. Sekitar 183 orang dicurigai memantik kebakaran hutan, 40 diantaranya merupakan remaja.

Dari jumlah tersebut, 53 orang dilaporkan telah mendapat peringatan atau ditetapkan sebagai tersangka karena menyulut api. Sementara 47 lain ditengarai membuang puntung rokok dan korek ke tanah hingga memicu api.

Kebakaran hutan yang terjadi sejak Novembver lalu tercatat sudah menghanguskan lebih dari 7,3 hektare lahan di enam negara bagian. Sekitar 27 orang dilaporkan tewas, lebih dari 1.000 rumah dan bangunan hangus.

Selain kerugian material, kebakaran hutan kali ini diperkirakan menewaskan sekitar 500 juta ekor satwa, termasuk koala, kanguru, dan reptil.

Kebakaran hutan yang belum padam dilaporkan membuat suhu Australia berubah drastis. Asap karhutla bahkan dilaporkan terdeteksi hingga Brasil dan Argentina. (*/wan)

Previous
« Prev Post

Berita Lain: