BPJS KETENAGAKERJAAN






Rekonstruksi Pembunuhan Hakim Jamaluddin Dipadati Warga


Medan, Kupasonline -- Rekonstruksi tahap dua kasus pembunuhan Hakim Pengadilan Negeri Medan, Jamaluddin (55) dilakukan di rumah korban di Perumahan Royal Monaco Blok B Nomor 22 Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Kamis (16/1).

Kapolsek Delitua AKP Zulkifli Harahap mengatakan sekitar 300 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan jalannya rekonstruksi. Pengamanan dilakukan petugas mulai dari gerbang perumahan hingga di depan rumah korban.

"Untuk pengamanan di rumah korban sudah kita lakukan sterilisasi dengan memasang garis polisi. Sementara untuk arus lalu lintas di perumahan ini akan kita lakukan pengalihan jalan sementara hingga selesai rekonstruksi," kata Zulkifli.

Dalam rekonstruksi itu ratusan orang, termasuk para ibu telah memadati lokasi sejak pagi, terutama di rumah korban.

"Saya datang dari pagi mau melihat rekonstruksi pembunuhan hakim. Kami kenal kali sama Pak Jamaluddin, baek orangnya," ucap Murni salah seorang warga saat ditemui di lokasi.

Kasubbid Penmas Polda Sumatera Utara AKBP MP Nainggolan mengatakan rekonstruksi ini merupakan reka ulang adegan eksekusi hingga pembuangan jasad Jamaluddin.

"Jadi rekonstruksi digelar di dua tempat, yakni rumah korban yang berada di Royal Monaco, Johor dan TKP penemuan korban di perkebunan sawit Desa Sukarame, Namobintang, Deliserdang," ujarnya.

Dalam rekonstruksi tahap kedua juga melibatkan penyidik dari Polda Sumut, Polrestabes Medan, dan Kejaksaan. Di mana, pada rekonstruksi tahap kedua ini juga akan dihadirkan para pelaku yakni ZH (41), JP (42) dan RF (29).

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Martuani Sormin Siregar mengatakan dalam rekonstruksi pembunuhan Jamaluddin di rumah almarhum memperagakan 54 adegan. Semua adegan itu diperagakan oleh para tersangka.

"Untuk rekonstruksi ini dilakukan sebanyak 54 adegan di rumah almarhum," katanya kepada wartawan di lokasi rekonstruksi, dilansir Antara.

Dalam kasus ini, Hakim Pengadilan Negeri Medan Jamaluddin ditemukan sudah tak bernyawa di dalam mobil Toyota Prado warna hitam BK 77 HD miliknya pada Jumat (29/11/2019) sekitar pukul 13.30 wib. Mobil tersebut berada di jurang tepatnya di Dusun II Namo Bintang Desa Suka Dame Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Sumut.

Saat ditemukan, jenazah Jamaluddin sudah membiru dengan kondisi terbaring di posisi bangku belakang. Belakangan terungkap bahwa pembunuhan Jamaluddin direncanakan oleh istri keduanya Zuraida Hanum (41).

Zuraida merekrut Jefry Pratama (42) dan Reza Pahlevi (29) untuk mengeksekusi Jamaluddin. Pembunuhan itu sendiri dilakukan di rumah Jamaluddin di Komplek Perumahan Royal Monaco Blok B No 22, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Medan.

Zuraida dan dua eksekutor sudah berada di dalam rumah sebelum korban tiba di kediamannya. Begitu korban sampai di rumah dan tidur di dalam kamar, Jefry Pratama menutup wajah korban dengan bantal, Reza Fahlevi menimpa perut korban dan Zuraida Hanum memegang kaki korban. Mirisnya pembunuhan itu dilakukan saat Jamaluddin tidur di samping . (*/wan)

Previous
« Prev Post

Berita Lain: