Jakarta, Kupasonline -- Bupati Sidoarjo Saiful Ilah tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta, Rabu (8/1). Dia akan menjalani pemeriksaan lanjutan usai terjerat operasi tangkap tangan (OTT) pada Selasa (7/1).

Saiful mengenakan setelan kemeja dan celana hitam, serta peci hitam. Dia tampak santai berjalan di halaman lobi gedung. Sesekali dia mengantongi sebelah tangan ke saku celana.

Kepada awak media, Saiful tak berkomentar saat ditanya terkait dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Dia menampik tidak tahu menahu terkait soal itu.

"Belum tahu. Saya belum tahu," ujarnya singkat di Gedung Dwiwarna KPK, Jakarta, Rabu (8/1).

Saiful digiring ke KPK bersama dua orang lainnya. Belum diketahui siapa dua pihak lainnya itu yang turut diamankan dalam operasi senyap di Sidoarjo, Jawa Timur.

Sesuai hukum acara yang berlaku, KPK mempunyai waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum Bupati Sidoarjo serta pihak lain yang turut diamankan. KPK berencana menggelar konferensi pers terkait OTT di Sidoarjo hari ini.

Saiful dibawa dari ruang pemeriksaan Subdit III Tipidkor Mapolda Jatim, Surabaya, Rabu dini hari. Saat ditanya terkait apa dirinya diperiksa, Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sidoarjo itu menyatakan tak tahu apa-apa.

"Aku dewe enggak eroh kok (Saya sendiri tidak tahu kok)," ujarnya dengan santai.

Selain Saiful, tampak pula sejumlah orang lain yang turut digelandang penyidik KPK menuju bus polisi saat itu. Beberapa di antaranya diketahui adalah ajudan bupati dan pihak swasta.

Selain itu ada pula Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Kabupaten Sidoarjo, Ari Suryono juga diamankan Penyidik KPK di Mapolda Jatim, namun tak lama ia kemudian dibawa keluar kembali. (*/wan)
 
Top
/* Pengunci navbar*/