Presiden Joko Widodo meninjau renovasi Masjid Istiqlal, Jumat (7/2). 

Jakarta, Kupasonline -- Presiden Joko Widodo mengatakan proyek renovasi Masjid Istiqlal rencananya akan meliputi pembangunan terowongan bawah tanah yang menghubungkan masjid dengan Gereja Kathedral. Lokasi Masjid Istiqlal dan Katedral diketahui berhadapan langsung.

"Tadi ada usulan dibuat terowongan dari Masjid Istiqlal ke Katedral. Tadi sudah saya setujui sekalian," ujar Presiden Joko Widodo usai meninjau renovasi Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (7/2).

Jokowi mengatakan, terowongan ini menjadi simbol silaturahmi antara masjid dan gereja. Warga yang ingin ke gereja dari masjid atau sebaliknya dapat melewati terowongan tersebut.

"Ini menjadi sebuah terowongan silaturahmi. Tidak kelihatan berseberangan tapi silaturahmi. Sehingga tidak nyebrang, sekarang pakai terowongan bawah, terowongan silaturahmi," katanya.

Seperti diketahui, pelaksanaan renovasi Masjid Istiqlal telah dimulai sejak 6 Mei 2019. Renovasi meliputi bagian dalam masjid, seperti kamar mandi dan fasilitas wudhu.

Selain itu, renovasi juga dilakukan untuk pemasangan 104 Closed Circuit Television (CCTV), penggantian karpet, termasuk mihrab yang ada di lantai utama masjid. Perbaikan mihrab akan meliputi tata suara, cahaya, dan udara.

Jokowi mengatakan renovasi itu diharapkan rampung sebelum ramadan pada April mendatang.

"Renovasi total masjid Istiqlal sudah dimulai tahun lalu. Kita harapkan nanti sebelum ramadan sudah bisa selesai sehingga bisa dipakai," ujar Jokowi usai meninjau.

Menurut Jokowi, renovasi ini merupakan yang pertama sekaligus terbesar sejak keberadaan masjid Istiqlal 41 tahun lalu. Selain merenovasi interior masjid, perbaikan juga dilakukan dengan penambahan basement parkir di bagian depan. Sehingga tak ada lagi parkir kendaraan di halaman masjid. (*/Wan)
 
Top
/* Pengunci navbar*/