Kampar, Kupasonline -- kejaksaan Negeri Kampar mengadakan kegiatan Jaksa masuk sekolah yang bekerja sama dengan dinas pendidikan kepemudaan dan Olahraga kabupaten Kampar, kamis tanggal 27 Februari 2020 tim jaksa masuk sekolah Mengadakan kegiatan di SMPN 3 Tambang dan SMPN 2 Tambang

Turut hadir dalam kegiatan kepala seksi intelijen Kejaksaan Negeri Kampar ,Silfanus Rotua Simanulang, S.H, Jaksa Fungsional Seksi Intelijen, Rezi Dharmawan, S.H , Tata Usaha bidang Intelijen ,Faisal Arif, S.H,M.H , dan Kabid Pembinaan Ketenagaan Dikpora Kampar, Ramzi

Kedatangan tim JMS disambut oleh Kepala Sekolah masing - masing sekolah, Para majelis guru ,dan Siswa-siswi

Kegiatan “Jaksa Masuk Sekolah” diawali dengan pembacaan doa, Pembukaan oleh Kepala Sekolah, Sambutan Pihak Dinas Dikpora Kab. Kampar dan dilanjutkan dengan Pemaparan Materi oleh Tim JMS dengan materi “ Body Shamming & Bullying ” dan " Pergaulan Bebas " . 

Pada kegiatan tersebut  Kasi Intel Kejari Kampar Silfanus Rotua Simanulang S.H memaparkan tentang Kegiatan Jaksa Masuk Sekolah ini bertujuan untuk memperkenalkan kepada siswa dan siswi agar lebih memahami hukum dalam kehidupan sehari-hari

"supaya tidak terkena hukuman karena telah melakukan sesuatu yang dilarang oleh hukum dan dapat memotivasi siswa-siswi serta apa yang disampaikan dapat diterapkan di masyarakat khususnya di lingkungan sekolah.Selain itu Tim JMS juga memperkenalkan peran kejaksaan dalam sistem peradilan pidana” Terang  Kasi Intel Silfanus Manulang S.H

Dalam pemaparannya di SMPN 3 Tambang, Tim JMS menyampaikan tentang “ Body Shamming & Bullying ”, yang pada pokoknya sebagai berikut :
a. Gambaran Umum tentang Body Shamming & Bullying.
b. Latar Belakang.
c. Unsur yang selalu melibatkan Bullying.
d. Bentuk-bentuk Bullying.
e. Bentuk Perilaku Body Shamming.
f. Jerat Hukum Bullying di sekolah.
g. Solusi menyelesaikan masalah.
h. Cara pergaulan yang baik.

Pemaparan di SMPN 2 Tambang, Tim JMS menyampaikan tentang “ Pergaulan Bebas ”, yang pada pokoknya sebagai berikut :
a. Apa itu pergaulan bebas.
b. Dampak Akibat Pergaulan Bebas.
c. Ciri-ciri Pergaulan Bebas.
d. Solusi untuk menyelesaikan masalah Pergaulan Bebas.
e. Cara Pergaulan yang baik.

Setelah selesai memberikan pemaparan, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berhasil menarik antusias dari para siswa-siswi serta guru-guru. Dan acara berjalan dengan tertib dan lancar. (irf)
 
Top
/* Pengunci navbar*/