BPJS KETENAGAKERJAAN






Kunker Anggota Komisi C DPRK Simeulue Bupati Tuding Ada Anggota Dewan Yang Sentimen

Aceh Simeulue, kupasonline -- Proyek pengaspalan  Simpang Batu Ragi arah Simpang patriot, dengan sumber dana anggaran DOKA 12,8 miliar tahun 2019 menuai pro & kontra.Selasa (11/2/2020)

Syahrian atau yang sering disapa Yan pinang mas, melalui pesan WhatsApp nya menjelaskan,  "Hasil kunjungan kerja Komisi C DPRK Simeulue tgl 6 februari lalu Sesuai laporan masyarakat dan data  di ruang kerja komisi C DPRK Simeulue juga data publik yg ditayangkan melalui web LPSE Kab Simeulue menyangkut paket pekerjaan pengaspalan jalan SP Batu ragi arah SP patriot sumber dana anggaran DOKA (otsus) berbandrol 12,8 miliar.

Dia mengatakan, Berdasarkan amatan Lembaga DPRK Simeulue lokasi pekerjaan sesuai data DPA yg diberikan kepada komisi C DPRK dengan jelas terbukti pekerjaan dilapangan diduga fiktif. 

Menurut Syahrian, Lembaga DPRK Simeulue Komisi C sudah sesuai Tugas Pokok dan Fungsinya, melakukan kunjungan secara resmi dengan Surat Tugas yang ditandatangani Pimpinan bukan memberikan berita hoax.

“Seperti yang disampaikan saudara kita Johan Jallah di salah satu akun facebook milik nya, yang mengaku dari salahsatu Organisasi Masyarakat (Ormas) yang tidak jelas legalitasnya”.ungkap Syahrian.

Ia juga menyayangkan pernyataan Bupati Simeulue, Erli Hasyim dan Ber’euh firdaus sebagai PPK dan Kabid Bina marga PUPR Simeulue di beberapa media online membantah pekerjaan tersebut dinyatakan oleh lembaga DPRK fiktif, namun pekerjaannya telah dipindahkan ke desa Amabaan.

Menurut syahrian,  Bupati Simeulue Erly Hasim menyatakan pekerjaan tersebut telah di alihkan ke Desa Amabaan dan katanya ada anggota Dewan yg sentimen terkesan sangat  arogan dan semena mena. Alasan pernyataan seorang pemimpin seperti itu sangat tidak bijaksana dan pertimbangannya dipindah lokasi  pekerjaan karena tidak ada perumahan penduduk  di daerah jalan yang di maksud.

" Hal itu kata syahrian, pernyataan Bupati Simeulue  keliru dan sangat tidak relevan sebab di daerah sepanjang jalan SP Batu ragi menuju arah SP Patriot disitu ada satu dusun Donggek (liang kaffi) dan masyarakat petani dari berbagai desa di kecamatan Simeulue Barat,  jalan itu sebagai akses perekonomian masyarakat setempat.

Lebih Lanjut, syahrian mengatakan, "pembuatan  jalan tersebut sangat jelas, bertujuan menghubungkan dua kecamatan di daerah itu bukan dipindahkan untuk jalan  penghubung dua dusun di Desa Amabaan menuju rakit transportasi ke Sibigo.

" Di daerah Desa Mitem di sana jelas ada pembuatan lanjutan jalan lingkar mitem anggaran Dana Alokasi khusus (DAK) 2019 sebesar 7,3M dalam peninjauan kami di lokasi pekerjaan itu baru mencapai progres 50 persen dan itupun material yg digunakan dari lokal bukan material yg didatangkan dari luar Simeulue.

Seharusnya,  sesuai yg dipersyaratkan di dalam Dokumen penawaran dalam LDP. Apa lagi masa anggaran sudah habis di akhir tahun hal itu sekarang pekerjaan dilanjutkan bukan karena ada regulasi yg mengatur untuk di lanjutkan tapi itu dilakukan kebijakan penambahan waktu 50 hari yg tidak pernah digunakan di dlm sistim kontrak addendum di provinsi.

Untuk itu kami komisi C melakukan kunjungan kerja sesuai tupoksi Amanat yg diberikan oleh rakyat kepada kami bukan semata mata kepentingan pribadi anggota DPRK Simeulue.tutupnya.(agm/red)

Previous
« Prev Post

Berita Lain: