Aceh Meulaboh, kupasonline -- Aceh. Ahmad Hidayat Pj. Ketua Ikatan Pemuda, Pelajar dan Mahasiswa Simeulue (IPPELMAS) Meulaboh Aceh Barat, Mengungkapkan kekecewaannya terhadap Bupati Simeulue Dan DPRK yang terlalu kekanak - kanakan dalam menyikapi masalah di pulau ini. Rabu (12/02/2020).

Ahmad Hidayat yang juga seorang mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Tengku Di Rundeng Meulaboh Aceh Barat, mengungkapkan kekecewaannya kepada  Bupati Simeulue dan DPRK, adapun ungkapan kekecewaan tersebut bukan tanpa alasan Menurutnya di Pulau kita yang kita cintai ini terlalu penuh dengan cerita yang memalukan.

"Belum selesai kasus dugaan Amoral, Kemudian muncul lagi maslah dana siluman  9,6 M dan baru baru ini ditambah lagi permasalahan baru yaitu Proyek fiktif pembangunan jalan Simpang Batu ragi sampai Arah jalan Simpang Patriot dengan nilai anggaran 12,8 Miliar, "Ungkapnya.

"jujur saya selaku Pemuda, Masyarakat dan Mahasiswa Simeulue yang berada di Aceh Barat merasa sangat Kecewa melihat tingkah laku pemimpin kita, sudah pulau kita kecil tetapi permasalahannya begitu besar sehingga tak kunjung selesai selesainya.

Kemudian Ahmad Hidayat menilai jika Bupati dan DPRK  terus terusan begini yang akan menjadi korban dan merugi adalah pulau dan Masyarakat kita. "Selesaikan saja tugas kalian masing masing sebagai seorang pemimpin yang baik dengan bijaksana demi kepentingan rakyat kita ini, baik itu Bupati Simeulue selaku eksekutif dan DPRK selaku Legislatif ajarkan kami berpolitik yang baik dan menjadi pemimpin baik untuk masa depan generasi Pulau kita ini. "tuturnya. 

"Dia (Ahmad Hidayat) berharap agar Bupati Simeulue dan DPRK, segera melakukan pertemuan untuk berdiskusi secara baik dan bijaksana sehingga masyarakat kita bisa mengetahui permasalahan yang sebenarnya. "Sudahi adu argumen dan adu jawaban di media sosial, karena bukan itu kami butuhkan. yang kami butuhkan tindakan dan penyelesaian dari semua permasalahan ini, Katakanlah yang benar, jujurlah kepada rakyat ini meski terkadang kejujuran itu menyakitkan."Pungkasnya. 

Lanjut Ahmad Hidayat Jika Bupati Simeulue dan DPRK terus menerus saling serang di media sosial maka masalah ini tidak akan pernah terselesaikan dan itu menunjukkan bahwa Bupati dan DPRK Kita terlalu Kekanak-kanakan dalam menyikapi permasalahan yang mereka timbulkan sendiri. "tutupnya. (agm/red)
 
Top
/* Pengunci navbar*/