Reses I tahun 2020 Zalmadi Tampung Keluhan Masyarakat Kuranji

Zalmadi, S. Hum Malin Basa (berdiri didepan), Anggota DPRD Padang mendengarkan masukan dan usulan dari masyarakat Kuranji Padang saat Reses I tahun 2020. Hari Pathikawa

Padang, Kupasonline -- Anggota DPRD Kota Padang dari Partai Berkarya Zalmadi, S. Hum  Malin Basa turun menjaring aspirasi masyarakat ke Daerah Pemilihan (Dapil) II, Kecamatan Kuranji - Pauh, dalam rangka reses I tahun 2020, Selasa (11/2/2020). Pertemuan dilaksanakan di Gedung Serba Guna Kelompok Pelestarian Kesenian Tradisional Sarik (KPKTSS) di samping rumah gadang Rimbo Tarok Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji, Padang.

Saat reses tersebut dihadiri olehLurah Gunung Sarik Zahardi, Mewakili Dinas Sosial dan  Dinas Pariwisata, Bundo Kanduang, RT/RW, serta warga sekitar. 

Zalmadi Malin Basa menyampaikan, reses merupakan masa berhenti bersidang bagi anggota DPRD di parlemen. Maka, momen ini menjadi kesempatan bagi anggota DPRD untuk menjaring aspirasi ke dapil masing-masing, guna menampung persoalan yang ada ditengah masyarakat, Pungkasnya.

"Hasil reses dan tatap muka ini akan kita sampaika kepada pimpinan DPRD,segala aspirasi, masukan masyarakat yang kita terima akan kita perjuangkan supaya terealisasi," papar Zalmadi.

Lebih jauh,  politisi Partai Berkarya ini juga menyampaikan, ada beberapa aspirasi atau usulan masyarakat, seperti penambahan ruang dan komputer yang berasal dari kelompok perempuan. Kemudian, jalan lingkar baru Rimbo Tarok, dan bantuan ternak. 

Khusus usulan normalisasi jaringan, sebut Zalmadi, sudah saatnya PLN melakukan normalisasi dan revitalisasi karena seiring waktu telah meningkatnya jumlah rumah dan penduduk, sehingga memerlukan penambahan tiang PLN juga kapasitasnya.

"Apalagi informasi yang kita terima, usulan normalisasi jaringan sudah ada sejak setahun lalu. Namun hingga sekarang, belum terlihat tindakan nyata dari pihak PLN setempat," tukasnya

Sebelumnya, dalam sesi penyampaian aspirasi terlihat antusias masyarakat  dalam  menyampaikan berbagai usulan dan saran.

Ridwan, salah seorang warga Rimbo Tarok,  mempertanyakan banyaknya program yang datang dari pemerintah daerah, namun dalam praktiknya kurang menyentuh bagi kalangan remaja dan generasi muda.

Ia mencontohkan, masih banyak remaja yang terlibat tawuran, narkoba dan prilaku tidak terpuji lainnya. Beber Ridwan.

"Berbagai program dimunculkan seperti Shubuh Mubaraqah dan sebagainya, namun kurang berdampak pada generasi muda," katanya lagi.

Sementara Firda, mewakili kelompok wanita mengusulkan penambahan ruang dan komputer, guna meningkatkan kegiatan positif bagi remaja wanita.

Menanggapi hal itu, Zalmadi membeberkan sejumlah persyaratan bagi organisasi atau kelompok yang akan mendapatkan bantuan. Diantaranya untuk lembaga memiliki Badan Hukum, SK Pengurus dan lainnya. Jika sarana dan prasarana jalan, perlu adanya surat pelepasan atau hibah dari masyarakat.

Selain itu, untuk menyikapi remaja yang tauran, serta degredasi moral, dirinya sanggup memfasilitasi pembuatan, singasana perguruan silat, randai, lapangan voli dan bola kaki. Nah, jika ini semua ada di Kelurahan ini, maka akan mengurangi kenakalan remaja, menjauhkan generasi muda dari miras dan lainnya, paparnya dihadapan konstituennya.

Sedangkan untuk bantuan peternakan, terdaftar lebih dahulu pada SIMLUH, yakni Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan.

"Jika persyaratan semuanya telah dipenuhi kita siap untuk mengakomodir setiap aspirasi masyarakat," jelasnya. (hri)
Label: ,

Post a Comment

[facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.