Jumaidi
Padang, Kupasonline-- Hingga kini  penyelenggaraan Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT ) dan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) masih dilakukan.
Hal itu mengingat penyelenggaraan SLRT dan Puskesos di kabupaten/kota merupakan wujud pelaksanaan mandat Daerah untuk menyediakan layanan dasar dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kepala dinas sosial Sumbar, Jumaidi mengatakan Undang-Undang Nomor 9 tahun 2011 tentang Kesejahteraan Sosial maupun Undang-Undang Nomor 13 tahun 2011 tentang Penanganan Fakir Miskin telah mengamanatkan untuk membangun sinergitas dan keterpaduan dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial maupun penanganan fakir miskin.
Karena itu, sejak tahun 2011 Kementerian Sosial telah menggagas pengembangan sistem layanan terpadu penanganan masalah kesejahteraan sosial melalui Pelayanan Terpadu dan Gerakan Masyarakat Peduli Kabupaten/Kota Sejahtera (Pandu Gempita).  Kemudian dilanjutkan pada tahun 2015 dengan pelaksanaan ujicoba Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT).

Kehadiran SLRT dan Puskesos diharapkan menjadi pondasi yang kuat terbangunnya sistem layanan sosial satu pintu yang lebih komprehensif, sekaligus memastikan pelayanan publik kepada masyarakat termasuk pelayanan kesejahteraan sosial dapat terselenggara secara tepat sasaran, cepat, responsif dan terintegrasi. (Hms Sumbar/tin)
 
Top
/* Pengunci navbar*/