Oleh : Neldan (Mahasiswi USN dan Aktivis BMI Kolaka)

Baru-baru ini kita digemparkan oleh kabar korona yang sangat berbahaya  dicina. Namun, kabar ini ternyata tidak menggetarkan hati pemerintah mengambil langkah tegas untuk mencegah penularan korona di di dalam negri. Bahkan penerbangan yang merupakan transportasi dalam negeri dan luar negeri masih tetap dibiarkan beroperasi. Akibatnya, segelintir warga dari luar negeri khususnya cina berhasil memasuki dalam negeri. Hal ini ,tentu patut untuk kita waspadai sebab dikhawatirkan akan membawa wabah tersebut kedalam negeri.berikut kabar warga Cina memasuki Indonesia usai terdengar wabah corona.
Dilansir dalam DetikNews., Kendari - Kapolda tenggara Brigjen Polisi Merdisyam meminta maaf atas Informasi keliru terhadap kedatangan 49 tenaga kerja asing (TKA) asal China di Bandar udara Haluoleo Kendari pada minggu, (15/3). Sebelumnya Kapolda Sultra menyebut 49 TKA asal negeri tirai bambu itu merupakan pekerja lama di pabrik smelter di Morosi. Mereka ke Jakarta untuk mengurus visa baru yang telah habis masa berlakunya. Namun belakangan, pernyataanya dianggap keliru oleh kepala kantor wilayah (kakanwil) kementerian hukum dan HAM, Sofyan, yang menyatakan 49 warga tiongkok itu adalah pekerja baru.

Permohonan maaf kepada semua rekan-rekan sekalian dari saya sebagai kapolda sultra, ungkap merdisyam kepada jurnalis di Kendari saat keterangan pers di media center Mapolda Sultra, selasa(17/3).
Merdisyam mendapatkan sorotan di media sosial karena mengeluarkan pernyataan keliru soal 49 TKA asal china di Sultra. Tagar#copotkapoldasultra menjadi topik terpopuler di Twitter. Pernyataan merdisyam yang keliru terungkap setelah kepala kantor wilayah (kanwil) kementrian hukum dan HAM Sultra Sofyan, senin(16/3) menyebut bahwa 49 TKA itu merupakan pekerja baru di PT Virtun Dragon Nickel Industri (VDNI) Morosi Kabupaten Konawe. Sofyan menyebut, rombongan TKA ini berangkat dari Thailand berdasarkan cap tanda masuk dari imigrasi di Thailand yang tertera pada paspor. Mereka tiba di Thailand pada 29 Februari 2020, katanya.
Setelah masuk di Thailand, mereka menjalani karantina mulai 29 februari sampai 15 maret 2020 dan selanjutnya mendapatkan sertifikat atau surat sehat pemerintah Thailand. Surat sertifikat kesehatan tersebut, lanjut sia, sudah diverifikasi oleh perwakilan pemerintah RI di Bangkok. Setelah itu. Rombongan diterbangkan ke Indonesia di 15 maret 2020 dan mendarat di bandara soekarno hatta. Di bandara soekarno-hatta dilakukan pemeriksaan oleh kantor kesehatan pelabuhan (KKP) soekarno-hatta dan menerbitkan surat rekomendasi kartu kewaspadaan pada setiap orang.
Petugas imigrasi soekarno hatta telah memberi izin masuk pada 15 maret 2020 sesuai tertera pada passport mereka. Setelah warga Tiongkok memperlihatkan surat rekomendasi dari KKP diperbolehkan masuk. Jadi kalua tidak ada surat rekomendasi tidak di izinkan masuk.katanya.

Para pekerja itu tidak dikarantina selama di Jakarta maupun setiba di sultra. Sofyan berdalih, pihaknya tidak berhak melakukan karantina terhadap TKA yang masuk. yang berhak itu KKP. Mereka ini hanyan mendapatkan rekomendasi dari KKP, jelasnya.

Kemudian, rombongan diterbangkan ke Kendari pada hari yang sama dan tiba di bandara haluoleo Kendari pada pukul 20.00 Wita menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA 696.ke 49 warga Tiongkok ini memiliki dokumen yang sah dan masih berlaku. Perlu diketahui bagi warga asing yang datang wajib menjalani pemeriksaan, melakukan karantina imigrasi dan bea cukai. Jika mereka dinyatakan layak, baru diperbolehkan masuk di Indonesia, katanya.

Dari beberapa pernyataan diatas termasuk Sofyan yang melontarkan dalih bahwa pihaknya tidak melakukan karantina terhadap TKA merupakan kelalaiyan yang sangat fatal. Sebab, bisa jadi ketika mereka tiba di Jakarta telah tertular virus corona dan kemudian berinteraksi dengan orang disekitarnya lalu tertular virus corona. 


Namun, ketika pemerintah sudah mengetahui bahwa penularan virus corona di dalam negri semakin menjadi, pemerintah tidak mengambil keputusan tegas untuk mencegah besarnya penularan virus corona. Dari sini kita bisa melihat bahwa kerusakan system saat ini mendorong pemerintah berlaku tidak seharusnya.kelalaiayan dalam mengurus atau memperhatikan warganya terlihat sangat buruk.dalam hal ini pemerintah mempekerjakan orang asing  meski banyak dari warganya yang menganggur karena sempitnya lapangan pekerjaan, kemudian dari menangani  menularnya wabah juga gagal.sebab saat ini pemerintah masih berfikir-fikir untuk melakukan lockdown dan masih memberikan peluang kepada warga asing untuk masuk kedalam negri.
Yah, inilah kapitalisme yang dia fikirkan hanyalah uang-uang dan uang.mengapa demikian jika toko-toko besar ditutup maka akan banyak masyarakat untuk tidak keluar rumah hingga akhirnya para kapitalis tidak akan menagih pajak besar dari took-toko tersebut.dan akan rugi besar jika mereka mengisolasi semua warganya karena sudah pasti mereka akan mengeluarkan dana besar untuk keprluan masyarakatnya.
Walhasil, para kapitalis masih memikirkan untung  ruginya  bagi mereka dalam bertindak, tanpa kemudian memikirkam apa yang dialami rakyat dan negri yang ia pegang.

Islam Punya Solusi
Sebelum terjadi dikalangan kita, Wabah ini sudah terjadi lebih dulu di zamannya Rasulullah salallahu alaihi wassalam dan para sahabat.cara mengatasi wabah yang menular ini ternyata sangat mudah dan simple. Namun sebelum kita belajar dimasa lalu ternyata Allah sudah lebih dulu menyampaikan kepada Al-quran untuk kemudian mencegah wabah ini. Sebagaimana firman Allah SWT, Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan harta sesamamu dengan cara yang batil, kecuali melalui perniagaan yang dilakukan dengan cara suka sama suka di antara kamu, dan jangan kalian membunuh bangsamu sendir. Sesungguhnya Allah maha penyayang kepadamu.(Qs.An-Nisa:29)

Pada ayat ini patut kita renungi di negeri kita ini samakin banyak yang melakukan korupsi, menipu dan lainya dengan jalan yang dilarang oleh Allah. Karena banyaknya inilah yang ,mengundang murka Allah kepada kita,sehingga selain dari kelalaian pemerintah wabah ini sangat mudah menyebar dan terjangkit. Kemudian dalam ayat lain Allah melarang kita untuk memakan  bangkai dan binatang yang haram untuk dimakan.hal ini seharusnya menjadi renungan bagi kita.
Mari kita kembali kepada masa Rasulullah salallahu alaihi wassalam,bagaimana beliau manangani wabah menular hingga wabah tersebut menghilang. Rasulullah menganjurkan seluruh umatnya agar tetap dirumah selama virus masih mewabah termasuk dalam melaksanakan shalat berjamaah dimasjid. sebagaimana sabda Rasulullah SAW janganlah kamu mencampurkan antara yang sakit dengan yang sehat (HR Bukhari). Hal ini dilakukan agar kemudian wabah itu tidak menular atau terjangkit kepada yang lain, dan apabila sudah ada yang terjangkit maka orang itu akan di isolasi dan mendapatkan penanganan khusus.

Melakukan lockdown dan mengisolasika diri pernah dilakukan oleh Rasulullah dengan menyampaikan kepada para sahabatnya beliau bersabdaapabila kamu mendengar bahwa berjangkit kepada suatu negri maka janganlah kamu datangi warga itu dan apabila wabah itu terjangkit di negeri tempat kamu berada maka janganlah kamu keluar dari negeri itu karena hendak melarikan diri darinya.(HR Muslim)

Ketika itu Umar berjalan menuju syam dan ketika itu umar mendengar bahwa ada wabah diwilayah syam.kemudian Abdurrahman menyampaikan pesan rasulullah agar tidak mendatangi wilayah yang terjangkit penyakit menular.

Saat ini pemerintah juga menerapkan hal yang sama.menghimbau agar masyarakatnya tetap berada dalam rumah selama wabah ini masih ada.akan tetapi hal ini kurang ditanggapi oleh kebanyakan masyarakat sebab jika ini dilakukan maka masyarakat akan mati kelaparan dan kekeringan ekonomi lainnya jika hanya berdiam diri saja. Mengapa demikian sebab pemerintah tidak memberi jaminan untuk rakyatnya, membiayai hidupnya selam mereka tidak kemana-mana.
Dengan demikian, sangat berbeda jauh dengan negara Islam dikala itu yang selalu menjamin kehidupan rakyatnya baik itu dalam keadaan aman dari virus dan terlebih ketika ada wabah sehingga masyarakatnya pun juga patut terhadap Khalifahnya. Dari sini, kita bisa membuktikan bahwa tidak ada masalah serumit apapun tidak bisa diselesaikan dengan islam, Tapi semua diselesaikan dengan tuntas sampai keakar-akarnya, sudah cukup kita memancing kemurkaan Allah SWT saatnya membuka mata untuk melihat cahaya islam, Mari kembali kepada islam. Sebab islamlah solusi terbaik dan satu-satunya yang terbaik. Wallahu alam bishsawab. (*)
 
Top
/* Pengunci navbar*/