Kepala lapas Kelas II Solok Andi Mulyadi Menyaksikan keluarga warga binaan yang menitipkan barang kepada petugas lapas

   Solok, Kupasonline  -- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Solok Sumbar, mengganti sistem kunjungan langsung atau pertemuan Warga Binaan dengan pihak keluarganya didalam lapas dengan sistem Video Call atau hubungan melalui percakapan video.

   Pengalihan sisten kunjungan dari pertemuan tatap muka langsung dengan cara video call itu, dilakukan dalam rangka mengantisipasi penyebaran dan penularan wabah virus corona dari pengunjung yang berasal dari luar ke Warga Binaan yang b
Berada didalam Lapas.
    
 Kepala Lapas Kelas II B Solok Andi Mulyadi, DIP, IP, S.IP didampingi Ka.KPLP Irwan, SH kepada media ini di Lapas Solok dikawasan Laiang Kota Solok, Kamis (26/3) menyebutkan, bahwa pengalihan dari sistem tatap muka pertemuan langsung ke sistem video call itu, mulai diberlakukan sejak Kamis (26/3).

   Petugas Lapas Kelas II B Solok kata Andi Mulyadi mengemukakan, sudah memasang peralatan 'banner'  untuk video call tersebut. Yang nantinya akan menghubungkan nomor telepon yang sudah dipersiapkan oleh petugas Lapas.
  
 Melalui nomor tersebut, nantinya setiap keluarga Warga Binaan yang berada dihalaman depan kantor Lapas, dapat berkomunikasi langsung dan bertatap muka lewat sistem video call dengan sanak keluarganya Warga Binaan yang berada didalam Lapas.
   
 Jadi kata Andi Mulyadi mengemukakan, untuk sementara waktu tidak ada lagi sistem pertemuan tatap muka antara Warga Binaan dengan pengunjung atau pihak keluarganya seperti yang biasanya berlaku selama ini. 
   Yakni dari Senin sampai Sabtu, mulai pukul 09.00 wib sampai dengan pukul 11.30 wib.

  Untuk jadwal sistem video call ini kata Andi Mulyadi mengemukakan, dengan jadwalnya Senin sampai Sabtu, mulai pukul 09. 00 wib sampai pukul 12.00 wib.
   Kemudian istirahat satu jam, dan video call dilanjutkan lagi dari pukul 13.00 wib sampai dengan pukul 13.00 wib.

   Untuk barang barang keperluan berupa makanan minuman dan barang keperluan lain yang dibawa keluarga Warga Binaan kata Andi Mulyadi, bisa dititipkan kepada petugas Lapas yang sudah bersiap didepan halaman kantor Lapas.

Setelah dilakukan pemeriksaan barang barang yang dibawa pengunjung keluarga Warga Binaan oleh petugas, selanjutny barang barang tersebut langsung diberikan kepada Warga Binaan didalam Lapaa sesuai dengan nama dan nomor kamar Warga Binaan masing-masing yang telah dicatat petugas sebelumnya.

    Pemberlakuan sistem kunjungan video call di Lapas Kelas II B Solok ini kata Andi Mulyadi mengemukakan, berlaku sampai batas waktu yang tidak ditentukan.
  
 " Setidaknya kita menunggu sampai ada instruksi atau pengumuman dari Ditjen Pemasyarakatan terkait telah menurunnya eskalasi wabah virus corona " tutur Andi Mulyadi. (risjay).
 
Top
/* Pengunci navbar*/