Polri Gelar Aman Nusa II Respons Corona, TNI Bentuk 4 Komando

Jakarta, Kupasonline -- Polri menggelar operasi khusus terkait penangangan Virus Corona (Covid-19) di Indonesia, yakni operasi Aman Nusa II. Sementara, TNI membentuk empat Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad).

"Polri sudah memberlakukan konsep operasi khusus kepolisian yaitu dengan sandi operasi Aman Nusa Dua penanganan virus corona atau (Covid-19)," kata Kadiv Humas Polri Irjen M. Iqbal dalam konferensi pers yang disiarkan di akun instagram @divisihumaspolri, Senin (23/3).

Operasi itu mulai berlaku 19 Maret hingga 17 April. Namun, kata Iqbal, masa operasi bisa diperpanjang berdasarkan perkembangan situasi. Saat ini, kataya, seluruh Polda di wilayah Indonesia telah melakukan apel kesiapan untuk menggelar operasi Aman Nusa II itu.

Operasi itu, kata Iqbal, juga melibatkan personel TNI serta pemerintah daerah, termasuk juga ormas, hingga forum kerukunan umat beragama.

"Insyaallah [seluruh pihak] bekerja sama dengan Kepolisian Negara Indonesia untuk mementingkan keselamatan rakyat sebagai hukum tertinggi," ucap Iqbal.

Kapolri Jenderal Idham Azis diketahui telah mengeluarkan maklumat tentang Penanganan Covid-19 yang terbit 19 Maret 2020.

Salah satu poin maklumat itu yakni tentang larangan bagi masyarakat untuk mengadakan kegiatan sosial yang melibatkan banyak orang atau massa dalam jumlah besar. Baik di tempat umum mau pun lingkungan sendiri.

Terpisah, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I Laksamana Madya TNI Yudo Margono mengatakan TNI membentuk empat Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) untuk penanganan Virus Corona.

"Empat Kogasgabpad itu akan menjadi subgugus tugas dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19," kata dia, di Graha BNPB, Jakarta, Senin (23/3) dikutip dari Antara.

Yudo mengatakan empat Kogasgabpad tersebut akan bertugas di Wisma Atlet, Jakarta, yang dikomandoi oleh Panglima Kodam Jaya Mayor Jenderal TNI Eko Margiyono; Pulau Natuna, Kepulauan Riau, dikomandoi oleh Panglima Komando Operasi TNI AU Marsekal Pertama TNI M Khairil Lubis.

Selain itu, di Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, dengan komandannya Panglima Komando Armada I Laksamana Muda TNI Muhammad Ali; dan Pulau Galang, Kepulauan Riau, dikomandoi oleh Panglima Kodam I Bukit Barisan Mayor Jenderal TNI MS Fadhilah.

"Di daerah-daerah tersebut masih disiapkan untuk observasi penanganan COVID-19. Konsentrasi masih di Wisma Atlet yang sudah ditinjau oleh Presiden," jelasnya.

Yudo mengatakan Kogasgabpad di Wisma Atlet sudah siap dan akan mulai beroperasi pada Senin pukul 17.00 WIB. Di dalam masing-masing Kogasgabpad akan terdiri atas tiga satuan tugas, yaitu pendamping, pendukung, dan pengamanan.

Petugas di satuan tugas pendamping adalah para tenaga kesehatan, sedangkan satuan tugas pendukung akan menyiapkan logistik termasuk makanan.

Sedangkan petugas di satuan tugas pengamanan terdiri atas personel dari Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI Angkatan Darat, Korps Marinir TNI Angkatan Laut, dan Korps Pasukan Khas (Paskhas) TNI Angkatan Udara.

"Jumlah keseluruhan yang akan bertugas di Kogasgabpad di Wisma Atlet berjumlah 566 orang," ujarnya. (*/wan)
 
Top