Adri Yusman Kepala Kesbangpol-Dan Kalaksa BPBD

Sawahlunto, Kupasonline -- Perketat pengawasan,untuk penanganan pencegahan Wabah Virus Corona, Disease (Covid19) Pihak Pemerintah Kota Sawahlunto, mulai hari ini 30/3 dikeluarkan kebijakan pembatasan selektif bagi warga pendatang, (bukan warga)setempat harus diperiksa dan didata.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa, Perlindungan Masyarakat, dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sawahlunto Adri Yusman mengatakan,"jika ada warga pendatang, setelah dilakukan pemeriksaan suhu tubuh, dan gangguan kesehatan, mengarah ada gejala terjangkit Virus" tersebut dipersilahkan untuk kembali pulang ke daerah asalnya. 

Dan jika mereka adalah warga Sawahlunto kata Adri Yusman, akan dibawa langsung ke Puskesmas terdekat,untuk menjalani tindakan medis. 

Dijelaskan Adri Yusman,bagi warga Sawahlunto sepulang dari daerah lain,seperti dari daerah "ZONA MERAH" jika dari hasil pemeriksaan suhu tubuh dinyatakan normal, tidak ada gejala mengarah ke Virus tersebut diperbolehkan masuk kata Adri, dengan syarat ada tanda tangan didalam surat pernyataan  tertuang bersedia untuk lakukan isolasi mandiri di rumah masing masing selama 14 hari ke depan.selain itu jelasnya lagi, Pemerintah Kota kini juga telah keluarkan instruksi kepada seluruh Jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tetap menetap di Sawahlunto,jika ada salah seorang ASN,hendak pulang pergi keluar dari Sawahlunto diberikan 2 pilihan, menetap atau ajukan cuti,sehingga mereka tetap di rumah,atau di tempat tinggalnya diluar dari Kota Sawahlunto,jelasnya. (shb) 
 
Top
/* Pengunci navbar*/