Petugas melakukan penyemprotan di lokasi panti

Padangpanjang, Kupasonline--Wabah virus corona juga ikut merubah suasana di dalam panti  sosial asuhan anak (PSAA)Tri Murni Padangpanjang. Saat ini program pelatihan yang biasanya diikuti oleh 100 orang kelayan, kini dihentikan.

Kebijakan ini untuk menghindari kemungkinan penyebaran virus. Karena selama ini berbagai pelatihan itu memakai instruktur dari luar. Kebijakan ini juga dalam rangka mematuhi intruksi bersama dari Kadis Sosial Sumbar serta elemen lainnya agar tak ada keramaian di dalam panti. Termasuk para kelayan sendiri. "Kita berupaya semaksimal mungkin untuk mencegah penularan. Makanya untuk sementara waktu berbagai pelatihan kita hentikan," sebut kepala UPTD PSAA Tri Murni Padangpanjang, Faizal.

Tak hanya itu, kegiatan bina mental yang memakai instruktur dari luar juga dihentikan untuk sementara waktu. Kalaupun ada kegiatan bina mental, instrukturnya diambilkan dari internal panti. Saat ini, sebut Faizal lagi, semua penghuni panti dalam keadaan sehat. Namun mereka tidak diperkenankan berkumpul-kumpul dalam jumlah yang ramai. Kini mereka disibukkan dengan mengerjakan berbagai tugas  dari  sekolah.

Mereka juga diajarkan untuk selalu mencuci tangan dengan handsanitizer serta meningkatkan daya tahan tubuh. Baru baru ini, puskesmas setempat, sebut Faizal juga melakukan penyuluhan tentang virus covid 19 kepada semua kelayan. Diharapkan semua kelayan mentaati aturan dan tetap tinggal di dalam panti. "Aturan sekarang kita perketat. Tak boleh keluar panti, pihak keluarga juga tak diizinkan berkunjung," tegas Faizal. (Hms Sumbar/tin)
 
Top
/* Pengunci navbar*/