Agam,kupasonline -- Ditengah pandemi covid 19 ini masyarakat dituntut untuk melakukan berbagai aktifitas dengan mengutamakan protokol kesehatan Covid,namun anehnya  ada caffe yang memanfaatkan itu dengan masih melakukan aktifitas tidak wajar yang semakin menjadi-jadi di Lubukbasung. Bahkan aktifitas caffe tersebut beroperasional hingga pagi hari sehingga Menganggu istirahat masyarakat setempat,merasa geram dengan aktifitas caffe.

Akibat kegeraman tersebut pada Selasa,(30/6) dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB, tim gabungan Satpol.PP.Agam dibantu personil TNI, dibantu masyarakat dan para pemuda kompleks Pasar Inpres Padang Baru, Lubukbasung yang tergabung dalam organisasi GAPPIS, gerebek lokasi café dan tempat karaoke di kawasan Padang Baru, Lubukbasung.

Kasat Pol PP dan Damkar Kabupaten Agam Kurniawan Saputra Selasa (30/6) membenarkan pengerebekan tersebut. Kemudian Penggerebekan ini dilakukan setelah adanya laporan masyarakat sekitar yang sudah geram dengan aktifitas caffe yang sangat meresahkan dan mengganggu ketenangan tidur masyarakat setempat karna caffe tersebut buka sampai Pagi. 

Takut akan terjadi hal-hal tidak diinginkan maka masyarakat sekitar melaporkan hal tersebut ke Mako sat pol PP. Pihak kita yang menerima laporan tersebut langsung berkordinasi dengan Tim Satuan Penegak perdan yang terdiri dari TNI,Polri dan pihak kita sendiri.

Setelah Berkordinasi dengan tim,maka kita bersama dibantu masyarakat setempat langsung melakukan penggerebekan di Caffe tersebut. 

Dari hasil ,penggerebekan yang dilakukan tim gabungan tersebut, sesuai laporan masyarakat yang resah akibat aktivitas kafe tersebut, tim memang mendapatkan  4 wanita dan 2 waria berikut barang bukti 20 botol bir. Usai mendapatkan 4 wanita malam dan 2 waria beserta puluhan minuman,tim langsung mengamankan.

Terkait dengan tindaklanjut penggerebekan yang dilakukan tim gabungan Satpol PP Agam bersama masyarakat tersebut, Kasatpo.PP-Damkar Agam , menegaskan pihaknya akan mempelajari hasil pemeriksaan yang dilakukan tim Satpol PP Agam.

“ Intinya, kami perintahkan, kafe itu ditutup untuk sementara waktu sampai proses perizinannya selesai. Kita perintahkan tutup dan akan diawasi khusus, “ tegas Kurniawan Syahputra.

Disisi lain ketua GAPPIS Lubukbasung Rino Syamna Putra, yang mendampingi personil gabungan Satpol PP Agam, Selasa dini hari tadi, meminta Pemkab.Agam melalui Satpol PP Agam untuk segera menutup seluruh aktivitas kafe tersebut, karena sudah sering diingatkan dan meresahkan.

“ Kami meminta pemerintah bertindaktegas, untuk mengantisipasi dampak lain yang berpotensi terjadi , kami minta pemerintah menindaklanjuti permintaaan masyarakat tersebut, “ tegas Rino Syamna Putra dengan nada tinggi.

Ketua GAPPIS Padang Baru, berharap, Satpol PP Agam selaku penegak perda bisa menindaklanjuti permintaan masyarakat tersebut, karena keberadaan kafe itu justru lebih banyak mudaratnya ketimbang manfaat pada masyarakat, “ kita berharap, permintaan itu ditindaklanjuti, karena sudah sangat sering masalah yang sama terjadi, bahkan sudah sering digerebek, “tegasnya.

hingga Selasa siang, 4 wanita dan 2 waria yang berhasil diamankan di kafe tersebut masih menjalani pemeriksan oleh tim Satpol PP Agam. (umi)
 
Top
/* Pengunci navbar*/