Bangka Belitung, Kupasonline --Waspadai krisis pangan di tengah Pandemi Covid 19, Ketua DPRD Bangka Belitung bersama DPR RI dapil Babel, Rudianto Tjen selaku Pendiri Yayasan Rudi Center mengajak masyarakat Bangka Belitung manfaatkan lahan kosong untuk tanaman pangan, Selasa (02/06/2020).

Hal tersebut disampaikan Rudianto disela-sela pelaksanaan gerakan menanam pangan yang dipelopori yayasan rudi center bersama DPD PDI Perjuangan Babel di Pasir Putih, Kota Pangkalpinang, pada Minggu (10/5/2020).

Menurut Rudianto, kemarau panjang yang diperkirakan juga bakal terjadi pada tahun ini semakin menambah kemungkinan krisis pangan bisa benar terjadi,"tulis Imam Wahyudi selaku staf ahli Anggota DPR RI, Rudianto Tjen dapil Babel kepada Wartawan, Selasa(02/06/2020) melalui pesan singkat via WhatsApp pribadinya

"Saya mengajak semua masyarakat Bangka Belitung mulai menanam kebutuhan pangan. Mari manfaatkan lahan kosong atau pekarangan sekitar rumah kita untuk ditanam ubi jalar, singkong, tales, kacang-kacangan, atau tanaman pangan lain, yang bisa kita jadikan makanan tambahan," kata Ir. Rudianto Tjen

Dalam menyiapkan pangan mandiri perlu menjadi kesadaran (gerakan) bersama untuk mencegah kekurangan pangan jika krisis covid berkepanjangan dan menghadapi kemarau panjang.

"Kita takutnya karena pandemi covid produksi beras dan jagung menjadi terganggu. Sementara, Babel ini daerah yang subur, makanan pokok bisa di subsitusi dengan makanan lainnya seperti ubi-ubian. Karena itu, ayo bersama-sama kita perkuat ekonomi keluarga dengan siapkan kebutuhan pangan secara mandiri," ucap Rudianto, anggota DPR RI empat periode dari Bangka Belitung.

Pada kesempatan kali ini, Rudianto Tjen, Direktur Yayasan Rudi Center lewat staf ahlinya Imam Wahyudi, menyebutkan apa yang dilakukan pihaknya bersama PDI Perjuangan Babel, untuk menstimulus masyarakat Babel agar mulai menanam tanaman pangan dilingkungan sekitarnya.

"Jadi giat penanaman tanaman pangan yang kami lakukan ini untuk mengajak masyarakat Babel mulai menyadari dan bersama-sama mencegah krisis pangan sebelum jadi ancaman saat corona belum berakhir, sementara kemarau panjang diprediksi sebentar lagi terjadi ditahun ini," sebut Imam Wahyudi.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Pangkalpinang, Abang Herza, saat mendampingi Ketua DPD PDI Babel Didit Srigusjaya, menegaskan komitmen partainya untuk terus ada bersama masyarakat Bangka Belitung.

"PDI Perjuangan mempelopori gerakan menanam tanaman pangan ini untuk mengajak masyarakat Babel bersama-sama mulai menanam untuk kebutuhan pangan demi mengantisipasi kekurangan pasokan makanan seperti beras karena dampak kemarau panjang dan corona. Paling tidak keperluan makanan untuk keluarta terlebih dahulu bisa terselamatkan" tegas Herza.

Sedangkan menurut Ketua PDI Perjuangan Babel, Didit Srigusjaya bahwa PDI Perjuangan akan selalu hadir memberi solusi dalam pemecahan masalah masyarakat.

"Sudah jelas masalah yang ada didepan mata saat ini adalah ancaman krisis pangan. Karena itu, PDI Perjuangan tunjukkan solusi kongkrit untuk masyarakat,"terang Didit Srigusjaya Politisi PDIP dan Ketua DPD PDI-P Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Harapannya nanti diikuti masyarakat Babel, bahwa krisis pangan bisa kita cegah bersama dengan menyiapkan kebutuhan pangan mandiri," tambah Didit.

"Dijelaskan Didit, sejumlah jenis tanaman yang ditanam dalam gerakan menanam tanaman pangan oleh yayasan Rudi Center bersama PDI Perjuangan Babel, yakni Jahe, kunyit, kencur, cabe, laos, selai, pisang, duren, alpukat, mangga, keladi, pandan, tomat, jahe, tebu, belinjo, rambutan, kelapa, nangka, duku, terong,"Tutup Didit Srigusjaya. (acp)
 
Top
/* Pengunci navbar*/