Presiden Jokowi akan menjadi inspektur upacara peringatan HUT Bhayangkara (Foto : CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Jakarta, Kupasonline -- Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-74 akan diselenggarakan secara sederhana karena situasi pandemi Covid-19. Upacara peringatan dilakukan melalui virtual atau live streaming pada Rabu (1/7) dengan Presiden Joko Widodo sebagai inspektur upacara.

"Rangkaian kegiatan Hari Bhyangkara akan dilaksanakan secara sederhana. Konsepnya menyesuaikan kondisi saat ini," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Awi Setiyono melalui keterangan resmi, Rabu (24/6) lalu.

Di hari Bhayangkara, kepolisian akan mengadakan upacara peringatan pukul 08.30 WIB bertempat di Istana Negara. Upacara juga dihelat di Gedung Bareskrim Mabes Polri serta Polda dan Polres mengikuti upacara di Istana Negara via siaran langsung.

Setelah itu akan dilanjutkan dengan syukuran peringatan hari jadi korps Bhayangkara yang ke-74.

"Upacara dilaksanakan secara virtual yang dipimpin langsung oleh Presiden RI Joko Widodo selaku inspektur upacara," kata Awi menjelaskan prosesi upacara.

Tahun ini, kepolisian mengusung tema 'Kamtibmas Kondusif, Masyarakat Semakin Produktif' dengan beberapa kegiatan peringatan menjelang hari raya.

Awi menegaskan bahwa beberapa kegiatan yang diusung tetap menyesuaikan kondisi saat ini dan mematuhi protokol kesehatan pencegahan virus corona.

Beberapa kegiatan yang dimaksud misalnya, bakti sosial yang sudah diselenggarakan di sejumlah unit kepolisian dan jajaran di seluruh Indonesia. Kemudian, kemarin (29/6) unsur-unsur pimpinan kepolisian, termasuk Kapolri Jenderal Idham Azis melakukan ziarah dan tabur bunga di taman makam pahlawan (TMP) Kalibata.

"Pengiriman bouquet bunga kepada purnawirawan Kapolri/Warakawuri Kapolri," kata Awi.

Selain itu, sejak awal Juni, seluruh jajaran polri sudah melakukan sejumlah kegiatan simpatik seperti donor darah, pemberian sembako, bersih-bersih kampung dan tempat ibadah, serta menggelar rapid test di beberapa wilayah.

Warga Indonesia yang berulang tahun pada 1 Juli bakal mendapat hadiah khusus dari Korps Lalu Lintas Polri, layanan Surat Izin Mengemudi (SIM) gratis. Baik pengajuan membuat SIM baru mau pun perpanjangan masa berlaku.

Direktur Registrasi dan Identifikasi (Regident) Korps Lalu Lintas Polri Brigadir Jenderal Yusuf mengatakan syarat dan ketentuan mengikuti program SIM tersebut yakni pemohon lahir pada 1 Juli. Harus memiliki KTP elektronik atau e-KTP dan surat keterangan sehat.

Kemudian pemohon juga harus memenuhi persyaratan dalam pembuatan SIM. Syarat berikutnya bagi pemohon SIM baru yaitu wajib lulus dalam tes uji teori dan praktik. Sementara untuk pemohon perpanjangan SIM diwajibkan menyertakan SIM lama. (*/wan)
 
Top
/* Pengunci navbar*/