Agam, Kupasonline -- DN, pasien positif Covid-19 asal Kubu Anau, Nagari Manggopoh Kecamatan Lubuk Basung, meminta masyarakat tidak mengasingkan keluarga dan dirinya akibat terpapar covid-19.

Saat diwawancarai  baru-baru ini menuturkan bahwa saat ini DN merasakan beban mental yang cukup berat akibat berkembangnya argumen bahwa musibah tersebut dibesar-besarkan bahkan berlebihan di media sosial.

Bahkan, gadis tamatan sekolah kesehatan ini menyebutkan bahwa, sebelum keluar hasil swab, isu dirinya terpapar sudah berkembang dan menjadi bahan perbincangan di medsos.

“Anehnya, kita di kampung belum mendapatkan informasi kalau saya positif corona. Malahan keluarga saya dari rantaulah yang memberikan informasi kalau saya positif. Sementara hasil yang saya peroleh dari pihak berwenang belum keluar,” curhat DN gadis tamatan pendidikan Farmasi tersebut dengan nada sendu.

Menanggapi hal itu, ia meminta kepada masyarakat terutama pengguna media sosial untuk tidak terlalu membesar-besarkan berita musibah ini. Karena, menurutnya, hal ini akan berdampak buruk tidak hanya bagi dirinya pribadi namun juga keluarga.

“Saya juga sama-sama berdo’a, semoga masyarakat di kampung khsusnya keluarga jangan terlalu mencemaskan keadaan saya. Karena, saat ini keadaan saya baik-baik saja,” pintanya. (umi)
 
Top
/* Pengunci navbar*/