Banyumas – Jika dilihat sekilas memang tampaknya biasa saja gambar kebersamaan antara Babinsa wanita satu-satunya di Kodam IV Diponegoro ini, Serma Kowad Iska, Babinsa Pasiraman Kidul, Koramil 15 Pekuncen, Kodim 0701 Banyumas, dengan Ribut (56), salah satu warga Desa Petahunan RT. 05 RW. 03, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Kamis (16/7/2020).

Namun makna tersirat yang coba disampaikan tersurat adalah upaya TNI dalam menggalang humanisme dengan warga di tempat tugasnya, Desa Petahunan, untuk menggalang partisipasi membantu tugas Satgas TMMD Reguler 108 Banyumas dalam membangun infrastruktur jalan beton 1,8 kilometer lebar 3,75 meter.

Terpisah, Dansatgas TMMD Reguler 108 Banyumas atau Dandim, Letkol Infanteri Candra, SE, M.I.Pol mengatakan (15/7), tujuan khusus ditugaskannya Babinsa wanita tersebut untuk memperkuat Satgas TMMD melaksanakan pembangunan non fisik TMMD, yaitu penyuluhan maupun sosialisasi kepada masyarakat baik kelompok maupun door to door, terkait tujuan dan fungsi TMMD.

“Saya tugaskan Serma Kowad Iska untuk ikut berpartisipasi khususnya di kegiatan non fisik TMMD. Dengan sentuhannya sebagai seorang ibu dan wanita, diharapkan mudah untuk melakukan komunikasi sosial kepada masyarakat agar lebih maksimal lagi membantu pekerjaan TNI,” ungkapnya.

Menurutnya, dampak positif kehadiran salah satu anggotanya tersebut telah memberikan suasana yang berbeda di masyarakat, yaitu sebagai trigger bagi ibu-ibu untuk membantu pekerjaan TNI dan warga laki-laki.

“Semoga dedikasi Serma Kowad Iska dapat menambah dampak positif lainnya dari TMMD Reguler ini, yaitu aspek humanisme TNI-Rakyat dan kedekatan atau kemanunggalan,” pungkasnya.

Dibenarkan Letda Armed Sukirno, Ketua Tim Publikasi TMMD Reguler 108 Banyumas, bahwa selain tugas, Serma Kowad Iska juga tak canggung-canggung ikut membantu mengecor jalan sehingga membakar semangat para pekerja agar lebih maksimal lagi.

“Sampai dengan hari ke-17 pelaksanaan TMMD Reguler ini, keterlibatan masyarakat setempat terus terjaga antusiasnya. Wajar jika progres pengecoran jalan mencapai diatas 1,2 kilometer, karena terus didorong motivasi mereka,” ujarnya.

Ditambahkannya, ritme capaian kerja pengecoran jalan setebal 20 centimeter itu adalah 45-50 meter di waktu terang dan 17-20 meter saat lembur malam. (Aan)
 
Top
/* Pengunci navbar*/