Banyumas – “Setelah TNI yang bujang makan masakan kami, semoga mereka kecantol (terpikat – red) kepada anak-anak kami dan menjadi warga Desa Patahunan”, itulah harapan Tintin, salah satu anggota PKK dan warga Dukuh/Desa Petahunan RT. 05 RW. 03, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Rabu (15/7/2020).

Menurutnya, dipercaya memasak dan menyiapkan makan bagi anggota Satgas TMMD Reguler 108 Kodim 0701 Banyumas, adalah suatu kehormatan baginya dan ibu-ibu PKK lainnya.

Dirinya mengaku, memulai aktivitasnya itu mulai tanggal 30 Juni 2020 lalu, dan akan berlangsung sampai dengan 29 Juli 2020 ini.

“Kami menyiapkan makanan untuk pagi, siang, dan sore, untuk TNI yang sedang bertugas membangun desa kami. Apa yang kami masak adalah berasal dari Uang Lauk Pauk (ULP) yang diserahkan mereka kepada kami,” imbuhnya.

Sementara itu, Ny. Gesti Haryanti Rohmat Fadli (23), Ketua PKK Desa Petahunan, menyatakan bahwa pihaknya siap menjadi koki untuk TNI setelah mendapatkan tawaran dari Danramil 15 Pekuncen, Kapten Infanteri Subandi.

Pihaknya tidak akan memperhitungkan besaran ULP yang telah diberikan untuk dikelola PKK.

“Kami tidak akan memperhitungkan apakah untung atau rugi, kami akan memberikan yang terbaik kepada TNI karena mereka sangat berjasa bagi kemajuan desa kami,” tegasnya mengapresiasi.

Dirinya juga berharap, apa yang ditampilkannya dapat bermanfaat bagi jalannya pembangunan di desanya.

Untuk diketahui, Satgas TMMD Reguler bersama masyarakat Petahunan, terus mengerjakan pengecoran jalan 1,8 kilometer lebar 3,75 meter, dimana di hari ke-16 pelaksanaan ini, melanjutkan progres 1.143 meter. (Aan)
 
Top
/* Pengunci navbar*/