Jeritan Kemiskinan di Tengah Pandemi

Oleh. Nur Rahmawati, SH Praktisi Pendidikan Belum berakhir masa Pandemi, kemiskinan kian menjadi. Hantaman kerasnyapun menyasar eko...

Oleh. Nur Rahmawati, SH
Praktisi Pendidikan

Belum berakhir masa Pandemi, kemiskinan kian menjadi. Hantaman kerasnyapun menyasar ekonomi. kenaikan berbagai komoditi kebutuhan hidup menambah angka kemiskinan sehingga kelaparan telah menjalar hampir kepenjuru negeri. Seperti yang dialami seorang bapak di kabupaten Bogor, yang terpaksa mencuri tabung gas untuk makan anak dan istrinya, juga korban PHK massal
Adalagi seorang warga bernama Yuli di Serang, Banten, yang tak makan selama dua hari bersama suami dan keempat anaknya.

Enggak makan dua hari, cuma diem aja, sampai saya sedih," ungkap Yuli sembari berlinang air mata, seperti dikutip Kompas TV. (22/4).

Sederet potret kemiskinan tersebut, sungguh membuat miris. Terlebih di masa pandemi, dituntut untuk lebih berhati-hati atas virus yang merebak. Jangankan berfikir untuk meningkatkan daya tahan tubuh, untuk makan saja sudah membuat mereka tak berdaya berbuat, karena memang semua serba naik dari bahan pokok, tarif listrik, air bahkan bagi yang memiliki anak sekolah harus berfikir kuota untuk pembelajaran daring.

Lantas, bagaimana upaya pemerintah sebagai penanggung jawab utama kesejahteraan rakyatnya?. Mengingat potensi negara akan sumber daya alamnya tidaklah sedikit. Kekayaan alam yang melimpah tak lantas menjadikan masyarakat terlepas dari kemiskinan, kebodohan dan kelaparan.

Misalnya dibidang lingkungan hidup dan kehutanan datanya diketahui.

Direktorat Jenderal KSDAE memangku pengelolaan kawasan konservasi sebanyak 521 unit dengan luas 27.108.486,54 hektar. Hingga saat ini, tercatat 47.910 spesies keanekaragaman hayati di Indonesia (LIPI, 2013). Jumlah dalam catatan tersebut, masih jauh lebih kecil dari potensi yang sebenarnya ada. Nilai jasa ekosistem tersebut antara lain juga berupa potensi pemanfaatan sumberdaya air dari kawasan konservasi (±600 Milyar M 3 ), pemanfaatan panas bumi (6,16 GW potensi listrik dari geothermal), serta perdagangan simpanan karbon (±625 Giga Ton) (Direktorat PJLKKHL, 2014).

Selain itu, kekayaan alam berupa tambang mas, batu bara, tembaga, mineral dan yang lainnya sudah kehilangan hak prerogratif pemerintah untuk pengelolaannya. Justru menyerahkannya kepada pihak asing untuk menikmatinya dalam jumlah banyak. Inilah ciri dari sistem kapitalisme yang membuka peluang besar pemilik modal untuk menguasai kekayaan negeri ini. Sehingga tidak heran jika mengesampingkan kebutuhan dan penderitaan rakyatnya. Akhirnya menciptakan kemiskinan dan kesenjangan sosial.

Islam menuntaskan Kemiskinan

Dalam Islam, kemiskinan tidak dinilai dari besar pengeluaran atau pendapatan, tetapi dari pemenuhan kebutuhan asasiyah (pokok) secara perorangan. Kebutuhan pokok itu mencakup sandang, pangan, perumahan, kesehatan dan pendidikan secara layak. Allah SWT berfirman:

وَعَلَى الْمَوْلُودِ لَهُ رِزْقُهُنَّ وَكِسْوَتُهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ

Kewajiban para ayah memberikan makanan dan pakaian kepada keluarga secara layak (TQS al-Baqarah [2]: 233).

Bahkan dalam Islam, orang baru dikatakan kaya atau sejahtara jika memiliki kelebihan harta di atas 50 dirham. Dalam hal ini Rasulullah saw. bersabda:

«ما مِنْ أحد يَسْأَلُ مَسْأَلَةً وَهو عنها غَنِيٌ إِلاَّ جَاءَتْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ كُدُوحًا أَوْ خُدُوْشًا أَوْ خُمُوشًا فِي وَجْهِهِ » قِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ: وَمَاذَا يُغْنِيهِ، أَوْ مَاذَا أَغْنَاهُ؟ قَالَ: «خَمْسُونَ دِرْهَمًا…»

“Tidaklah seseorang meminta-minta, sementara ia kaya, kecuali pada Hari Kiamat nanti ia akan memiliki cacat di wajahnya.” Ditanyakan kepada beliau, “Ya Rasulullah, apa yang menjadikan ia termasuk orang kaya?” Beliau menjawab, “Harta sebesar 50 dirham…” (HR an-Nasa’I dan Ahmad). Dikutip dari mediaumat.news, (27/7/2018).

Kemudian cara Islam menuntaskan kemiskinan diantaranya

Pertama: Secara individual, Allah SWT memerintahkan setiap Muslim yang mampu untuk bekerja mencari nafkah untuk dirinya dan keluarga yang menjadi tanggungannya. Jika dia miskin maka harus bersabar dan terus berprasangka baik kepada Allah SWT.

Kedua: Secara jama’i (kolektif) Allah SWT memerintahkan kaum Muslim untuk saling memperhatikan saudaranya yang kekurangan dan membutuhkan pertolongan. Ini wujud kepedulian terhadap sesama.

Ketiga: Allah SWT memerintahkan penguasa untuk bertanggung jawab atas seluruh urusan rakyatnya, termasuk tentu menjamin kebutuhan pokok mereka. Inilah jaminan kesejahteraan yang harusnya memang Pemerintah lakukan sebagai wujud penerapan syariat Islam secara total.

Saatnya, menuntaskan semua permasalahan umat dengan sistem Islam yang diterapkan secara menyeluruh. Dan segera mencampakkan sistem selain Islam yang sudah nyata mendatangkan kesengsaraan dan musibah demi musibah.  WalLâhu a’lam bi ash-shawâb.(*)

Berita Terkait

Name

Aceh,45,Advetorial,42,Agam,23,Bali,2,Bangka Belitung,118,Bukittinggi,37,Covid-19,97,Dharmasraya,6,Edukasi,7,Ekonomi,161,Headline,43,Hiburan,20,Hukrim,253,Hukum dan Kriminal,19,Internasional,80,Jakarta,5,Jawa barat,2,Jawa Tengah,18,Jawa Timur,3,Kalimantan Selatan,145,Kampar,51,Kepulauan Riau,8,Kesehatan,56,Kuliner,34,Lifestyle,121,Limapuluhkota,21,Medan,11,Mentawai,158,Nasional,168,Olahraga,90,Opini,84,Padang,121,Padang Panjang,13,Padang Pariaman,11,Papua,1,pariaman,12,Pariwisata,17,Parlemen,200,Pasaman,33,Pasaman Barat,162,Payakumbuh,60,Pendidikan,31,Peristiwa,37,Pesisir Selatan,50,Politik,48,Riau,92,Sawahlunto,45,Sijunjung,81,Solok,109,Solok Selatan,26,Sosial Budaya,1,Sulawesi Selatan,4,Sulawesi Tenggara,12,Sumatera Selatan,31,Sumatra utara,1,Sumbar,524,Tanah Datar,16,Tips dan Trik,3,tmm,1,TMMD,577,TMMD Brebes,305,TMMD Karang Anyar,454,TMMD Kendal,526,TMMD Malinau,437,
ltr
item
KUPASONLINE.COM: Jeritan Kemiskinan di Tengah Pandemi
Jeritan Kemiskinan di Tengah Pandemi
https://1.bp.blogspot.com/-OeTrA2F2x4M/XyYc-GTv29I/AAAAAAAAVBY/MKxWNgDn548JpynbmLonxd7fHXKz4SQ3ACLcBGAsYHQ/s320/IMG-20200802-WA0003.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-OeTrA2F2x4M/XyYc-GTv29I/AAAAAAAAVBY/MKxWNgDn548JpynbmLonxd7fHXKz4SQ3ACLcBGAsYHQ/s72-c/IMG-20200802-WA0003.jpg
KUPASONLINE.COM
https://www.kupasonline.com/2020/08/jeritan-kemiskinan-di-tengah-pandemi.html
https://www.kupasonline.com/
https://www.kupasonline.com/
https://www.kupasonline.com/2020/08/jeritan-kemiskinan-di-tengah-pandemi.html
true
4972569365485151097
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content