Banyumas – Dinas PU Kabupaten Banyumas, memberikan sosialisasi Pengelolaan Irigasi kepada masyarakat Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, di kegiatan non fisik TMMD Reguler 108 Kodim 0701 Banyumas. Selasa (14/7/2020).

Dalam edukasi terbatas dengan penerapan protokol kesehatan covid-19 itu, Imam Pamungkas, ST, selaku narasumber dari DPU Banyumas mendorong pihak Pemdes setempat untuk melakukan terobosan-terobosan untuk pengadaan pembuatan embung serta saluran irigasi.

“Kita dorong masyarakat Petahunan agar memaksimalkan perairan yang ada, karena desa ini dijuluki Negeri Seribu Mata air,” ungkapnya.

Menurutnya, walaupun potensi perairannya bagus, namun selama ini sebagian besar masyarakat petaninya mengandalkan tadah hujan saat musim kemarau.

“Para petani padi setempat, menerapkan lahan sawah terasering untuk bercocok tanam, sehingga pembuatan embung dan saluran irigasi yang baik, jelas akan menjadi solusi saat musim kemarau tiba,” tandasnya.

Ditambahkannya, terkait pembangunan jalan beton TMMD Reguler sepanjang 1,8 kilometer dengan lebar 3,75 meter, pihaknya juga mendorong agar segera dipikirkan tentang pembuatan saluran drainasenya pasca TMMD (29/7).

Pasalnya, selain sebagai upaya pengawetan jalan pertanian sekaligus jalan pariwisata ke Curug Nangga, drainase jalan juga akan memaksimalkan hamparan persawahan di kanan kiri jalan tersebut.

“Dengan pengendalian jaringan irigasi yang baik, maka asupan air bagi para petani padi juga akan baik juga, sehingga dapat melaksanakan masa tanam 3-4 kali dalam setahun untuk meningkat kesejahteraan tani,” pungkasnya. (Aan)
 
Top
/* Pengunci navbar*/