Banyumas – Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) berukuran 5 x 7 meter milik Tarman (47), warga Desa Petahunan RT. 05 RW. 03, Kecamatan Pekuncen, Banyumas, Jawa Tengah, penerima bantuan dari BAZNAS Kabupaten Banyumas senilai Rp. 20 juta, terus digenjot menjelang deadline satu minggu.

Di hari keenam pekerjaan rumah atau H-1 ini, kesibukan dari para tukang bangunan gabungan sangat luar biasa. Ada yang plester dinding luar dan dalam, pengacian dinding, dan juga membuat sejumlah ruangan yang sudah ditargetkan. Minggu (12/7/2020).

“Saat ini kita mulai dengan pekerjaan pembuatan ruang tamu, dua kamar tidur, satu tempat sholat, satu kamar mandi dan dapur. Untuk pembatas ruangan digunakan bahan dari kalsiboard,” ungkap Serka Sigit Kusbianto, Dantim Teknis Satgas TMMD Reguler 108 Kodim 0701 Banyumas, asal kesatuan Detasemen Zeni Bangunan 1/IV Purwokerto.

Dikatakannya juga, dirinya dan satu anggotanya bertugas membantu pekerjaan yang dibebankan kepada tukang bangunan yang ditunjuk langsung oleh BAZNAS Banyumas untuk menjaga kualitas dan ketepatan waktu.

“Kita apresiasi pihak BAZNAS Kabupaten Banyumas, karena benar-benar memperhitungkan sisi teknis dan ketepatan waktu,” tandas Bintara Tata Urusan Gambar Konstruksi Bangunan Denzibang itu.

Ditambahkannya, tak hanya para tukang dari kedua belah pihak, namun tukang bangunan setempat juga ikut membantu hajatan di rumah tetangganya tersebut. (Aan)
 
Top
/* Pengunci navbar*/