BANYUMAS - Ternyata, "talang ajaib" yang digunakan untuk membangun jalan yang merupakan sasaran fisik TMMD Reguler ke-108 Kodim 0701/ Banyumas, di Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, kurang efektif saat lembur malam.

Untuk itu, demikian Babinsa Petahunan, Serka Eko Budi Wiyono, saat lembur malam semuanya dilakukan manual, terkecuali untuk adukan, tetap menggunakan mesin molen meski hanya satu unit.

''Karena dengan penerangan yang kurang memadai, saat lembur malam, talang ajaib kurang efektif kalau difungsikan. Sehingga saat lembur malam, langsir adukan dan langsir material dilakukan dengan cara manual. Mengandalkan otot,'' jelas Serka Eko Budi Wiyono. 14/7/2020.

Namun demikian, lanjutnya, tetap saja lembur malam dilakukan, karena sisa pekerjaan cor jalan yang merupakan sasaran fisik pokok TMMD masih banyak. Sementara waktu pelaksanaan TMMD terus berkurang. (Ags)
/>
 
Top
/* Pengunci navbar*/