Anies Dikritik Gilbert Simanjuntak Soal UMP Naik

SHARE:

Ilustrasi. Aksi unjuk rasa dari massa yang tergabung dalam Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) tuntut jaminan kesejahteraan dan perlindu...

Ilustrasi. Aksi unjuk rasa dari massa yang tergabung dalam Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) tuntut jaminan kesejahteraan dan perlindungan upah buruh. (Foto: CNN Indonesia/ Bisma Septalisma)


Jakarta, Kupasonline --
Rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menaikkan upah minimum tahun 2021 mendapat kritikan dari Anggota Komisi B DPRD DKI Gilbert Simanjuntak.

Menurut dia, kebijakan yang asimetris dengan pemerintah pusat itu menunjukkan Anies tak memahami aturan dan hanya ingin terlihat berbeda.

"Terkesan gubernur ingin selalu berbeda dari pusat, kurang mengerti Undang-undang 23 Tahun 2014 soal Pemda. Mereka kan diatur di situ," kata Gilbert saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (2/11).

Gilbert juga menilai, kebijakan penaikan yang ditempuh Anies itu justru bakal menciptakan kebingungan di kalangan pengusaha. Pasalnya, kata dia, kriteria terdampak atau tidak masih Covid-19 itu tidak jelas.

Politikus PDIP itu menyatakan, kebijakan tersebut juga akan membuat berat para pengusaha. Terlebih, saat ini sudah banyak perusahaan yang gulung tikar dan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada para karyawannya akibat pandemi.

"Anies hanya bisa menginjak rem, tidak bisa menginjak gas [mendorong perekonomian]. Sektor UMKM juga paling terimbas dan syukur mereka tidak PHK karyawan. Insentif buat mereka harusnya dipikirkan," tutur Gilbert.

Ia memprediksi, dampak kebijakan itu akan membuat pengusaha semakin kesulitan. Di sisi lain, Gilbert menyebut jika di tengah situasi seperti sekarang, karyawan lebih mementingkan agar tidak di-PHK dibanding kenaikan gaji.

"Karyawan juga kalau kita lihat tidak minta naik gaji, tapi minta tidak di-PHK. Karena DKI pusat ekonomi dengan uang beredar terbanyak," jelas dia.

"Maka kalau ekonomi Jakarta tidak menggeliat, nasional akan terdampak. Apa itu yang dikehendaki Gubernur DKI, tidak jelas juga," kata Gilbert menambahkan.

Gilbert juga menilai alasan kenaikan upah minimum untuk mendorong daya beli masyarakat tidak selaras. Seharusnya, untuk meningkatkan daya beli masyarakat di tengah pandemi, Pemprov DKI memberikan bantuan sosial berupa uang tunai.

"Masih ada empat kali lagi bansos sampai dengan Desember, kita lihat buktinya. Juga perlu diperjelas berapa persen asumsi perusahaan yang mampu menaikkan UMP, sehingga bisa dihitung dampaknya secara ekonomis untuk mendorong," saran Gilbert.

"Saya khawatir dan terkesan ini hanya cara untuk berbeda dari pusat, atau seakan-akan populis tapi mengorbankan yang lain," pungkas dia.

Sebelumnya, Anies menetapkan perusahaan yang tidak terdampak pandemi Covid-19 dapat menaikan upah minimum pada 2021. Adapun, besaran upah minimum DKI tahun 2021 sebesar Rp4.416.186,548.

Sementara, bagi perusahaan yang terdampak pandemi dapat menetapkan upah minimum yang sama dengan tahun ini. Menurut Anies, hal tersebut sejalan dengan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor M/11/HK/04/X/2020 untuk menyesuaikan penetapan nilai upah minimum 2021 sama dengan upah minimum 2020 bagi perusahaan yang terdampak pandemi. (*/dvi) 

Sumber : CNN indonesia

COMMENTS

Berita Terkait

Name

Aceh,51,Advetorial,56,Agam,40,Artikel,126,Babel,21,Bali,8,Bangka Belitung,515,Banten,103,Batam,1,Bukittinggi,140,Covid-19,418,Dharmasraya,32,Edukasi,7,Ekonomi,291,hea,1,Headline,934,Hiburan,92,Hukrim,646,Hukum dan Kriminal,86,Internasional,275,Jakarta,50,Jawa barat,32,Jawa Tengah,103,Jawa Timur,65,Kalimantan Selatan,147,Kampar,51,Kepulauan Riau,16,Kesehatan,224,Kuliner,80,Lampung,3,Lifestyle,437,Limapuluhkota,24,Loker,3,m,1,Makan4,1,Medan,14,Mentawai,354,Nasional,860,Olahraga,170,Opini,84,Padang,249,Padang Panjang,93,Padang Pariaman,21,Papua,3,Pariaman,29,Pariwisata,29,Parlemen,246,Pasaman,38,Pasaman Barat,213,Payakumbuh,168,Pendidikan,44,Peristiwa,284,Pesisir Selatan,197,Politik,84,Riau,111,Sawahlunto,97,Sijunjung,109,Solo,3,Solok,227,Solok Selatan,62,Sosial Budaya,1,sulawesi barat,6,Sulawesi Selatan,22,Sulawesi Tenggara,12,Sumatera Selatan,35,Sumatra utara,6,Sumbar,1053,Tanah Datar,26,Teknologi,34,Tips dan Trik,147,tmm,14,TMMD Brebes,877,TMMD Karang Anyar,2822,TMMD Kendal,1344,TMMD Malinau,496,
ltr
item
KUPASONLINE.COM: Anies Dikritik Gilbert Simanjuntak Soal UMP Naik
Anies Dikritik Gilbert Simanjuntak Soal UMP Naik
https://1.bp.blogspot.com/-cgMUEifR-9M/X5_LzEtOZkI/AAAAAAAAAh0/UKH6Ob8B7UgGGX3nTWsOkHa2AyHdL4p9ACLcBGAsYHQ/s320/IMG_20201102_160208_copy_800x491.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-cgMUEifR-9M/X5_LzEtOZkI/AAAAAAAAAh0/UKH6Ob8B7UgGGX3nTWsOkHa2AyHdL4p9ACLcBGAsYHQ/s72-c/IMG_20201102_160208_copy_800x491.jpg
KUPASONLINE.COM
https://www.kupasonline.com/2020/11/anies-dikritik-gilbert-simanjuntak-soal.html
https://www.kupasonline.com/
https://www.kupasonline.com/
https://www.kupasonline.com/2020/11/anies-dikritik-gilbert-simanjuntak-soal.html
true
4972569365485151097
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content