Lebih dari 160 Dokter Meninggal Akibat Covid-19, IDI Akui Mulai Cemas

Sejumlah tenaga kesehatan membawa peti berisi jenazah almarhum dokter Jhon Andi Zainal yang meninggal akibat COVID-19, di halaman RSUD Arifi...

Sejumlah tenaga kesehatan membawa peti berisi jenazah almarhum dokter Jhon Andi Zainal yang meninggal akibat COVID-19, di halaman RSUD Arifin Achmad, Kota Pekanbaru, Riau, Kamis (24/9/2020). (Foto: ANTARA FOTO/FB Anggoro)



Jakarta, Kupasonline -- Meninggalnya Ketua Tim Percepatan Partisipasi Masyarakat Penanggulangan Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Andrianto Purnawan menyisakan cemas sekaligus waspada di kalangan tenaga kesehatan.

Wakil Sekretaris Jenderal PB IDI, Fery Rahman mengakui kecemasan tak bisa ditampik mengingat para dokter dan tenaga medis menyaksikan rekan sejawatnya silih berganti tumbang di tengah tugas mengatasi pandemi.

Kendati begitu, kasus kematian dokter akibat Covid-19 yang melampaui 160 orang ini sejurus juga menjadi pelecut bagi tenaga kesehatan untuk lebih mawas diri.

"Pasti kecemasan dan ketakutan itu ada, tapi teman-teman sejawat saat ini lebih waspada dalam penanganan Covid-19 ini," tutur Fery saat dihubungi CNNIndonesia.com, Kamis (19/11).

Ditambah lagi, kata Fery dengan berpulangnya Andrianto Purnawan di RS Soetomo, Surabaya karena Covid-19.

Menurut dia, almarhum Andrianto merupakan dokter bedah saraf yang sehat dan tercatat tidak memiliki komorbid atau penyakit penyerta. Apalagi saat dirawat, Andrianto disebut dalam keadaan stabil, sehingga kematian tersebut cukup mengagetkan IDI. 

Meski begitu, Fery menegaskan bahwa para dokter selalu siaga sesuai sumpah untuk menolong pasien.

"Merasa down sih tidak, tetapi teman-teman sejawat saat ini lebih waspada dalam penanganan Covid-19 ini. Ini ibaratnya, yang tidak punya penyakit saja bisa terpapar, ini kan [dokter Andrianto] Covid-19 tunggal nih. Karena kan biasanya kematian Covid-19 disertai penyerta, dan ini berbahaya sekali," jelas dia lagi.

Itu sebab Fery pun meminta pemerintah lebih serius merespons kematian demi kematian dokter. Misalnya, dengan memikirkan jaminan penuh penyediaan dan kecukupan Alat Pelindung Diri (APD), pengurangan jam kerja, hingga pemberian insentif khusus baik untuk tenaga kesehatan yang sedang bertugas maupun keluarga tenaga kesehatan yang wafat.

"Karena kematian dokter merupakan kerugian besar bagi bangsa ini ya," kata Fery.

Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan Covid-19 meliputi memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Sebab, kepatuhan masyarakat juga bisa membantu mengurangi beban dokter dan tenaga kesehatan.

Hingga kini, IDI mencatat telah ada lebih 160 dokter yang gugur di tengah penanganan pandemi Covid-19. Sementara data dari laporcovid.org menunjukkan, 102 perawat dan 8 dokter gigi meninggal dunia per 19 November 2020.(*/dvi) 

Sumber : CNN Indonesia

COMMENTS

Berita Terkait

Name

Aceh,48,Advetorial,49,Agam,25,Artikel,12,Babel,20,Bali,3,Bangka Belitung,336,Banten,37,Bukittinggi,95,Covid-19,290,Dharmasraya,13,Edukasi,7,Ekonomi,224,hea,1,Headline,652,Hiburan,62,Hukrim,472,Hukum dan Kriminal,35,Internasional,177,Jakarta,5,Jawa barat,12,Jawa Tengah,55,Jawa Timur,3,Kalimantan Selatan,145,Kampar,51,Kepulauan Riau,8,Kesehatan,89,Kuliner,59,Lifestyle,221,Limapuluhkota,24,Loker,1,m,1,Medan,12,Mentawai,261,Nasional,536,Olahraga,146,Opini,84,Padang,196,Padang Panjang,63,Padang Pariaman,20,Papua,1,Pariaman,22,Pariwisata,23,Parlemen,232,Pasaman,37,Pasaman Barat,201,Payakumbuh,157,Pendidikan,38,Peristiwa,152,Pesisir Selatan,179,Politik,60,Riau,93,Sawahlunto,75,Sijunjung,95,Solo,1,Solok,176,Solok Selatan,43,Sosial Budaya,1,Sulawesi Selatan,4,Sulawesi Tenggara,12,Sumatera Selatan,31,Sumatra utara,1,Sumbar,733,Tanah Datar,25,Teknologi,30,Tips dan Trik,30,tmm,14,TMMD Brebes,877,TMMD Karang Anyar,2822,TMMD Kendal,1344,TMMD Malinau,496,
ltr
item
KUPASONLINE.COM: Lebih dari 160 Dokter Meninggal Akibat Covid-19, IDI Akui Mulai Cemas
Lebih dari 160 Dokter Meninggal Akibat Covid-19, IDI Akui Mulai Cemas
https://1.bp.blogspot.com/-9ngpawPFee0/X7crrEfFmCI/AAAAAAAABho/wbPjXS885EgLfvTTWovSBdA_QAmrU-HsACLcBGAsYHQ/s320/dokter-di-riau-wafat-akibat-covid-19_169_copy_800x449.jpeg
https://1.bp.blogspot.com/-9ngpawPFee0/X7crrEfFmCI/AAAAAAAABho/wbPjXS885EgLfvTTWovSBdA_QAmrU-HsACLcBGAsYHQ/s72-c/dokter-di-riau-wafat-akibat-covid-19_169_copy_800x449.jpeg
KUPASONLINE.COM
https://www.kupasonline.com/2020/11/lebih-dari-160-dokter-meninggal-akibat.html
https://www.kupasonline.com/
https://www.kupasonline.com/
https://www.kupasonline.com/2020/11/lebih-dari-160-dokter-meninggal-akibat.html
true
4972569365485151097
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content