India Dilanda Penyakit Baru Neurotoksin

SHARE:

Jakarta, Kupasonline -- Neurotoksin, Penyakit Misterius yang Diduga Melanda India. Kota Eluru di India selatan baru-baru ini dihantam wabah ...



Jakarta, Kupasonline -- Neurotoksin, Penyakit Misterius yang Diduga Melanda India. Kota Eluru di India selatan baru-baru ini dihantam wabah misterius, disinyalir disebabkan kerena neurotoksin. Apa sebenanya neurotoksin? Sejak Sabtu (5/12), ratusan warga mengalami gejala seperti kejang, hilang kesadaran dan pusing yang tidak dapat dijelaskan. Sebanyak 550 orang terpaksa dirawat di rumah sakit.


"Kami secara tentatif telah mengidentifikasi penyebab utama dari fenomena aneh ini, tetapi belum jelas apa sumbernya dan bagaimana dan mengapa itu terjadi. Misalnya, bahan kimia ditemukan di tubuh pasien tetapi tidak di air atau bahan makanan lainnya," kata komisioner kesehatan negara, Katamaneni Bhaskar, mengutip dari Hindustan Times.


Melansir dari The Scientist, tidak ada satu pasien pun yang positif Covid-19. Mereka pun tidak memiliki keterkaitan satu sama lain karena tempat tinggal yang tersebar, sumber air berbeda dan kalangan usia beragam.


Namun mengutip dari Hindustan Times, All India Institute of Medical Sciences menemukan jejak timbal dan nikel dalam sampel darah beberapa pasien. Sementara logam berat memiliki efek neurotoksik dalam tubuh sehingga mereka disebut neurotoksin (racun saraf).


Apa sebenarnya neurotoksin?


Melansir dari Medscape, neurotoksin adalah zat sintetis atau alami yang merusak, menghancurkan, atau mengganggu fungsi sistem saraf pusat dan atau perifer (sistem saraf tepi).


Neurotoksin bisa merusak neuron, akson dan atau glia yang mengakibatkan nuklei, saluran aksonal atau demielinasi tertentu hilang. Kemudian bisa berefek pada ketidakseimbangan metabolik sehingga berpengaruh pada sistem saraf pusat.


Meski istilahnya cenderung negatif, tidak semua zat atau senyawa neurotoksin bisa berbahaya buat manusia. Melansir dari Science Direct, beberapa jenis zat neurotoksin dimanfaatkan untuk keperluan terapi yang bertujuan pereda nyeri dan pemicu tidur. Sedangkan yang menimbulkan efek racun biasanya berupa komponen opium dan turunannya seperti alkohol, barbiturat, datura, belladonna, kokain, ganja yang berpengaruh pada cerebral cortex.


Jenis logam berat memang menimbulkan efek keracunan saraf. Dalam sebuah studi yang diterbitkan International Journal of Innovative Research in Science, Engineering and Technology pada 2017, disebut logam berat jenis timbal (Pb), merkuri (Hg), kadmium (Cd), tembaga (Cu), seng (Zn), arsen (As), dan besi (Fe) merupakan logam berat paling berbahaya buat tubuh manusia.


Dalam kasus di India, ditemukan timbal dan nikel pada sampel darah pasien. Dalam studi disebutkan paparan timbal pada orang dewasa bisa mengakibatkan kerusakan saraf khususnya pada sel glia (neuroglia). Sel-sel ini mendukung kinerja sel saraf.


Dalam buku 'Penyakit akibat Kerja Karena Pajanan Logam Berat' yang diterbitkan Direktorat Bina Kesehatan Kerja dan Olahraga, Kemenkes (2012), disebut timbal bisa menimbulkan keracunan akut dengan gejala kolik abdomen, konstipasi, hepatitis, ensefalopati (kejang, sakit kepala, oedema pupil), insomnia. Kemudian bisa juga terjadi keracunan kronis yang berakibat kelumpuhan saraf juga gangguan gastrointestinal.


Sementara itu, nikel (Ni) sangat berisiko pada orang yang memiliki atopik atau alergi. Paparan nikel bisa mengakibatkan dermatitis kontak, rhinitis, sinusitis, anosmia, batuk, mengi, sakit kepala, rasa lelah, mual dan muntah. Pada kasus yang berat, timbul pneumonitis interstitial difuse dengan gejala demam menggigil, batuk, nyeri dada dan sesak napas. Lebih parah lagi, bisa bersifat karsinogen dan mengakibatkan kanker. Paparan nikel pun bisa menimbulkan kejang dan koma hingga kematian(*)

COMMENTS

Berita Terkait

Name

Aceh,51,Advetorial,54,Agam,40,Artikel,126,Babel,21,Bali,8,Bangka Belitung,469,Banten,95,Bukittinggi,136,Covid-19,407,Dharmasraya,28,Edukasi,7,Ekonomi,281,hea,1,Headline,912,Hiburan,92,Hukrim,629,Hukum dan Kriminal,81,Internasional,265,Jakarta,48,Jawa barat,30,Jawa Tengah,97,Jawa Timur,57,Kalimantan Selatan,147,Kampar,51,Kepulauan Riau,11,Kesehatan,210,Kuliner,77,Lampung,3,Lifestyle,407,Limapuluhkota,24,Loker,3,m,1,Makan4,1,Medan,14,Mentawai,333,Nasional,820,Olahraga,170,Opini,84,Padang,240,Padang Panjang,93,Padang Pariaman,21,Papua,3,Pariaman,29,Pariwisata,29,Parlemen,246,Pasaman,38,Pasaman Barat,210,Payakumbuh,162,Pendidikan,43,Peristiwa,273,Pesisir Selatan,197,Politik,82,Riau,102,Sawahlunto,96,Sijunjung,108,Solo,3,Solok,222,Solok Selatan,58,Sosial Budaya,1,sulawesi barat,4,Sulawesi Selatan,20,Sulawesi Tenggara,12,Sumatera Selatan,35,Sumatra utara,5,Sumbar,1007,Tanah Datar,26,Teknologi,34,Tips dan Trik,130,tmm,14,TMMD Brebes,877,TMMD Karang Anyar,2822,TMMD Kendal,1344,TMMD Malinau,496,
ltr
item
KUPASONLINE.COM: India Dilanda Penyakit Baru Neurotoksin
India Dilanda Penyakit Baru Neurotoksin
https://1.bp.blogspot.com/-EObLLL7CXps/X9I8DU9qilI/AAAAAAAAEXA/mj663V-1-B4_0BLJ1QsLkThGPr2S8U75QCLcBGAsYHQ/s320/F1CDA0DB-ED69-4E40-BD23-F97D6BCD38EA.jpeg
https://1.bp.blogspot.com/-EObLLL7CXps/X9I8DU9qilI/AAAAAAAAEXA/mj663V-1-B4_0BLJ1QsLkThGPr2S8U75QCLcBGAsYHQ/s72-c/F1CDA0DB-ED69-4E40-BD23-F97D6BCD38EA.jpeg
KUPASONLINE.COM
https://www.kupasonline.com/2020/12/india-dilanda-penyakit-baru-neurotoksin.html
https://www.kupasonline.com/
https://www.kupasonline.com/
https://www.kupasonline.com/2020/12/india-dilanda-penyakit-baru-neurotoksin.html
true
4972569365485151097
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content