Pemerintah Larang Kegiatan FPI

SHARE:

Wamenkum HAM, Edward Omar Sharif Hiariej membacakan surat keputusan bersama Kementerian Lembaga, di Kemenko Polhukam Jakarta,kupasonline-- P...

Wamenkum HAM, Edward Omar Sharif Hiariej membacakan surat keputusan bersama Kementerian Lembaga, di Kemenko Polhukam

Jakarta,kupasonline--
Pemerintah resmi melarang kegiatan Front Pembela Islam (FPI). Jika dilanggar, pemerintah akan melakukan pembubaran.

"Melarang dilakukannya kegiatan, penggunaan simbol dan atribut FPI dalam wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Keempat apabila terjadi pelanggaran sebagaimana diuraikan dalam diktum ketiga di atas aparat penegak hukum akan menghentikan seluruh kegiatan yang sedang dilaksanakan oleh Front Pembela Islam," ujar Wamenkum HAM, Edward Omar Sharif Hiariej membacakan surat keputusan bersama Kementerian Lembaga, di Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (30/12/2020).

Keputusan larangan tersebut tertuang dalam surat keputusan bersama (SKB) Kementerian dan Lembaga berdasarkan ketentuan Perundang-undangan tertanggal 30 Desember 2020. Keputusan bersama itu ditetapkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menkum HAM Yasonna Laoly, Menkominfo Johny G Plate, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Kapolri Jenderal Idham Azis, dan Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar.

Edward menjelaskan FPI dinyatakan tidak terdaftar sebagai organisasi masyarakat. Sehingga secara de jure telah bubar sebagai organisasi kemasyarakatan.

"Kedua Front Pembela Islam sebagai organisasi kemasyarakatan yang secara de jure telah bubar pada kenyataannya masih terus melakukan berbagai kegiatan yang mengganggu ketentraman, ketertiban umum dan bertentangan dengan hukum," paparnya dilansir dari detikcom.

Untuk itu, pemerintah penggunaan segala atribut FPI dilarang di wilayah hukum NKRI. Edward juga meminta masyarakat tidak terpengaruh dan terlibat dalam kegiatan FPI.

"Meminta masyarakat untuk melaporkan kepada aparat penegak hukum setiap kegiatan penggunaan simbol dan atribut Front Pembela Islam," jelas dia.

Pemerintah Larang Kegiatan FPI Jakarta,kupasonline-- Pemerintah resmi melarang kegiatan Front Pembela Islam (FPI). Jika dilanggar, pemerintah akan melakukan pembubaran.

"Melarang dilakukannya kegiatan, penggunaan simbol dan atribut FPI dalam wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Keempat apabila terjadi pelanggaran sebagaimana diuraikan dalam diktum ketiga di atas aparat penegak hukum akan menghentikan seluruh kegiatan yang sedang dilaksanakan oleh Front Pembela Islam," ujar Wamenkum HAM, Edward Omar Sharif Hiariej membacakan surat keputusan bersama Kementerian Lembaga, di Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (30/12/2020).

Keputusan larangan tersebut tertuang dalam surat keputusan bersama (SKB) Kementerian dan Lembaga berdasarkan ketentuan Perundang-undangan tertanggal 30 Desember 2020. Keputusan bersama itu ditetapkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menkum HAM Yasonna Laoly, Menkominfo Johny G Plate, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Kapolri Jenderal Idham Azis, dan Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar.

Edward menjelaskan FPI dinyatakan tidak terdaftar sebagai organisasi masyarakat. Sehingga secara de jure telah bubar sebagai organisasi kemasyarakatan.

"Kedua Front Pembela Islam sebagai organisasi kemasyarakatan yang secara de jure telah bubar pada kenyataannya masih terus melakukan berbagai kegiatan yang mengganggu ketentraman, ketertiban umum dan bertentangan dengan hukum," paparnya dilansir dari detikcom.

Untuk itu, pemerintah penggunaan segala atribut FPI dilarang di wilayah hukum NKRI. Edward juga meminta masyarakat tidak terpengaruh dan terlibat dalam kegiatan FPI.

"Meminta masyarakat untuk melaporkan kepada aparat penegak hukum setiap kegiatan penggunaan simbol dan atribut Front Pembela Islam," jelas dia.



COMMENTS

Berita Terkait

Name

Aceh,51,Advetorial,56,Agam,40,Artikel,127,Babel,21,Bali,8,Bangka Belitung,521,Banten,103,Batam,1,Bukittinggi,140,Covid-19,424,Dharmasraya,32,Edukasi,7,Ekonomi,294,hea,1,Headline,943,Hiburan,93,Hukrim,650,Hukum dan Kriminal,86,Internasional,276,Jakarta,50,Jawa barat,32,Jawa Tengah,103,Jawa Timur,65,Kalimantan Selatan,147,Kampar,51,Kepulauan Riau,16,Kesehatan,225,Kuliner,80,Lampung,3,Lifestyle,442,Limapuluhkota,24,Loker,3,m,1,Makan4,1,Medan,14,Mentawai,356,Nasional,865,Olahraga,170,Opini,84,Padang,249,Padang Panjang,93,Padang Pariaman,21,Papua,3,Pariaman,29,Pariwisata,29,Parlemen,246,Pasaman,38,Pasaman Barat,213,Payakumbuh,169,Pendidikan,44,Peristiwa,285,Pesisir Selatan,197,Politik,84,Riau,111,Sawahlunto,97,Sijunjung,109,Solo,3,Solok,227,Solok Selatan,63,Sosial Budaya,1,sulawesi barat,6,Sulawesi Selatan,22,Sulawesi Tenggara,12,Sumatera Selatan,35,Sumatra utara,6,Sumbar,1057,Tanah Datar,26,Teknologi,34,Tips dan Trik,151,tmm,14,TMMD Brebes,877,TMMD Karang Anyar,2822,TMMD Kendal,1344,TMMD Malinau,496,
ltr
item
KUPASONLINE.COM: Pemerintah Larang Kegiatan FPI
Pemerintah Larang Kegiatan FPI
https://1.bp.blogspot.com/-i8Kz1PCg1mM/X-woZQkMySI/AAAAAAAAAsc/nR-zf_GsgkUEzy5BNH_Vp7JJjpzuPnmDACLcBGAsYHQ/s320/pemerintah-resmi-larang-kegiatan-fpi-201230p-rev201231.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-i8Kz1PCg1mM/X-woZQkMySI/AAAAAAAAAsc/nR-zf_GsgkUEzy5BNH_Vp7JJjpzuPnmDACLcBGAsYHQ/s72-c/pemerintah-resmi-larang-kegiatan-fpi-201230p-rev201231.jpg
KUPASONLINE.COM
https://www.kupasonline.com/2020/12/pemerintah-larang-kegiatan-fpi.html
https://www.kupasonline.com/
https://www.kupasonline.com/
https://www.kupasonline.com/2020/12/pemerintah-larang-kegiatan-fpi.html
true
4972569365485151097
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content