Internet Myanmar Mati,1.000 Pedemo Turun ke Jalan

SHARE:

Jakarta,Kupasonline - - Para demonstran anti-kudeta menggelar aksi di kota terbesar di Myanmar, Yangon, pada Sabtu (6/2), di tengah upaya pe...


Jakarta,Kupasonline -
- Para demonstran anti-kudeta menggelar aksi di kota terbesar di Myanmar, Yangon, pada Sabtu (6/2), di tengah upaya pemerintah memutus internet demi membungkam kritik.

AFP melaporkan bahwa sedikitnya 1.000 demonstran bergerombol di jalan dekat Universitas Yangon. Para pemrotes meneriakkan penolakan mereka terhadap kudeta sambil mengangkat salam tiga jari ke angkasa.

Salam tiga jari itu terkenal dalam film Hunger Games yang melambangkan pemberontakan terhadap sistem otoriter.

"Diktator militer, gagal, gagal! Demokrasi, menang, menang!" teriak para pengunjuk rasa yang turut mendesak militer membebaskan pemimpin de facto Myanmar, Aung San Suu Kyi, yang telah menjadi tahanan rumah.

Banyak pedemo juga membawa slogan-slogan anti kudeta. Salah satu slogan berbunyi "Melawan Kediktatoran Militer.",dilansir dari cnn indonesia.

Sebagian besar pengunjuk rasa juga mengenakan pakaian serba merah dan bendera merah yang melambangkan partai Suu Kyi, National League for Demokrasi (NLD).

Ini merupakan protes besar perdana yang berlangsung di Myanmar sejak militer mengambil alih kekuasaan pemerintah Myanmar tak lama setelah menahan Suu Kyi dan pejabat lainnya pada Senin pekan ini.

Demonstrasi berlangsung setelah militer mencoba membungkam protes anti-kudeta yang marak digemakan netizen Myanmar dengan memblokir sejumlah media sosial, seperti Facebook, Twitter, WhatsApp, hingga Instagram.

Kelompok independen pemantau layanan internet di seluruh dunia, NetBlocks, bahkan melaporkan bahwa layanan internet telah diblokir di seluruh penjuru Myanmar per Sabtu pagi.

"#Myanmar sekarang berada di tengah-tengah pemadaman internet skala nasional kedua yang dimulai pukul 10.00 waktu setempat," demikian pernyataan NetBlocks seperti 

Beberapa hari usai kudeta, gerakan pemberontakan terhadap rezim militer memang terus meluas. Militer juga memblokir Facebook, platform medsos utama negara itu, setelah seruan Gerakan Pembangkangan Sipil terus meluas di kalangan pengguna Myanmar.

Gerakan itu mengajak seluruh warga Myanmar untuk membunyikan klakson dan memukul barang apa pun, terutama perkakas dapur, sebagai bentuk aksi damai menolak pemerintahan junta militer.

Keriuhan bunyi klakson dan perkakas pun terus terdengar, terutama di kota besar Myanmar, seperti Yangon dan Ibu Kota Naypyidaw, sejak Selasa hingga Kamis pekan ini.Jakarta,Kupasonline -- Para demonstran anti-kudeta menggelar aksi di kota terbesar di Myanmar, Yangon, pada Sabtu (6/2), di tengah upaya pemerintah memutus internet demi membungkam kritik.

AFP melaporkan bahwa sedikitnya 1.000 demonstran bergerombol di jalan dekat Universitas Yangon. Para pemrotes meneriakkan penolakan mereka terhadap kudeta sambil mengangkat salam tiga jari ke angkasa.

Salam tiga jari itu terkenal dalam film Hunger Games yang melambangkan pemberontakan terhadap sistem otoriter.

"Diktator militer, gagal, gagal! Demokrasi, menang, menang!" teriak para pengunjuk rasa yang turut mendesak militer membebaskan pemimpin de facto Myanmar, Aung San Suu Kyi, yang telah menjadi tahanan rumah.

Banyak pedemo juga membawa slogan-slogan anti kudeta. Salah satu slogan berbunyi "Melawan Kediktatoran Militer.",dilansir dari cnn indonesia.

Sebagian besar pengunjuk rasa juga mengenakan pakaian serba merah dan bendera merah yang melambangkan partai Suu Kyi, National League for Demokrasi (NLD).

Ini merupakan protes besar perdana yang berlangsung di Myanmar sejak militer mengambil alih kekuasaan pemerintah Myanmar tak lama setelah menahan Suu Kyi dan pejabat lainnya pada Senin pekan ini.

Demonstrasi berlangsung setelah militer mencoba membungkam protes anti-kudeta yang marak digemakan netizen Myanmar dengan memblokir sejumlah media sosial, seperti Facebook, Twitter, WhatsApp, hingga Instagram.

Kelompok independen pemantau layanan internet di seluruh dunia, NetBlocks, bahkan melaporkan bahwa layanan internet telah diblokir di seluruh penjuru Myanmar per Sabtu pagi.

"#Myanmar sekarang berada di tengah-tengah pemadaman internet skala nasional kedua yang dimulai pukul 10.00 waktu setempat," demikian pernyataan NetBlocks seperti 

Beberapa hari usai kudeta, gerakan pemberontakan terhadap rezim militer memang terus meluas. Militer juga memblokir Facebook, platform medsos utama negara itu, setelah seruan Gerakan Pembangkangan Sipil terus meluas di kalangan pengguna Myanmar.

Gerakan itu mengajak seluruh warga Myanmar untuk membunyikan klakson dan memukul barang apa pun, terutama perkakas dapur, sebagai bentuk aksi damai menolak pemerintahan junta militer.

Keriuhan bunyi klakson dan perkakas pun terus terdengar, terutama di kota besar Myanmar, seperti Yangon dan Ibu Kota Naypyidaw, sejak Selasa hingga Kamis pekan ini.

COMMENTS

Berita Terkait

Name

Aceh,55,Advetorial,71,aga,1,Agam,253,anak,5,Artikel,159,Babel,21,Bali,11,Bangka Belitung,901,Banten,225,Batam,1,Bukittinggi,220,Covid-19,595,Dharmasraya,68,Edukasi,7,Ekonomi,446,hea,1,Headline,1181,Hiburan,182,Hukrim,865,Hukum dan Kriminal,103,Internasional,410,Jakarta,70,Jawa barat,41,Jawa Tengah,186,Jawa Timur,192,Kalimantan Selatan,147,Kampar,51,Kepulauan Riau,355,Kesehatan,376,Kuliner,132,Lampung,5,Lifestyle,678,Limapuluhkota,33,Loker,3,m,1,Makan4,1,Medan,18,Mentawai,542,Nasional,1195,Olahraga,228,Opini,84,Padang,307,Padang Panjang,102,Padang Pariaman,26,Papua,3,Pariaman,34,Pariwisata,41,Parlemen,271,Pasaman,42,Pasaman Barat,221,Payakumbuh,239,Pendidikan,57,Peristiwa,363,Pesisir Selatan,203,Politik,92,Riau,134,Sawahlunto,138,Sijunjung,126,Solo,6,Solok,315,Solok Selatan,94,Sosial Budaya,1,sulawesi barat,6,Sulawesi Selatan,35,Sulawesi Tenggara,12,Sumatera Selatan,37,Sumatra utara,13,sumba,1,Sumbar,1609,Tanah Datar,29,Teknologi,37,Tips dan Trik,272,tmm,14,TMMD Brebes,877,TMMD Karang Anyar,2822,TMMD Kendal,1344,TMMD Malinau,496,
ltr
item
KUPASONLINE.COM: Internet Myanmar Mati,1.000 Pedemo Turun ke Jalan
Internet Myanmar Mati,1.000 Pedemo Turun ke Jalan
https://1.bp.blogspot.com/-0jYuGvuVtP0/YB9RImwnUkI/AAAAAAAAB2E/LRLi9NFhHh0xfhMkllUqYal2mLueygSdACLcBGAsYHQ/s320/myan.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-0jYuGvuVtP0/YB9RImwnUkI/AAAAAAAAB2E/LRLi9NFhHh0xfhMkllUqYal2mLueygSdACLcBGAsYHQ/s72-c/myan.jpg
KUPASONLINE.COM
https://www.kupasonline.com/2021/02/internet-myanmar-mati1000-pedemo-turun.html
https://www.kupasonline.com/
https://www.kupasonline.com/
https://www.kupasonline.com/2021/02/internet-myanmar-mati1000-pedemo-turun.html
true
4972569365485151097
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content