Miris, Seorang ART di Hong Kong Dipecat Usai Divonis Kanker

SHARE:

Ilustrasi Jakarta, Kupasonline -- Perempuan Filipina yang bekerja sebagai asisten rumah tangga di Hong Kong dipecat majikan sesaat setelah m...

Ilustrasi


Jakarta, Kupasonline --Perempuan Filipina yang bekerja sebagai asisten rumah tangga di Hong Kong dipecat majikan sesaat setelah mengaku didiagnosa kanker.


Perempuan itu bernama Baby Jane Allas (40). Dia dikabarkan meninggal dunia pada akhir pekan lalu setelah berjuang melawan kanker selama dua tahun terakhir.


Dokter menyimpulkan Baby Jane menderita kanker serviks stadium tiga sejak dua tahun lalu. Setelah memberitahu kondisinya kepada majikan, Baby Jane langsung dipecat dengan alasan kesehatan.


Pemecatan itu membuat ibu tunggal dari lima anak tersebut langsung kehilangan akses terhadap perawatan kesehatan lantaran visa kerjanya hangus. Baby Jane pun harus secara teratur mengajukan permohonan perpanjangan visa sambil berjuang melawan kanker.


Selama ini, Baby Jane berhasil melawan kankernya dan mendapat perawatan dari dana yang dikumpulkan para relawan dan kerabat.


Namun, kerabat Baby Jane menuturkan perempuan 40 tahun itu meninggal dunia pada Sabtu (27/3) karena komplikasi yang berkaitan dengan infeksi ginjal.


"Baby Jane meninggal secara tiba-tiba akhir pekan lalu di rumahnya di Filipina," kata Jessica Cutrera, seorang warga Amerika Serikat yang selama ini memimpin kampanye penggalangan dana dan merawat Baby Jane di Hong Kong, kepada AFP.


"Kami semua sangat terpukul oleh ini, terutama karena dia berhasil berjuang melawan kanker. Dia tinggal bersama kami selama hampir setahun selama perjuangan dan pengobatannya dan kami sedih mendengar berita itu," ujarnya.


Baby Jane mendapat ganti rugi sebesar US$3.860 dari mantan majikannya yang merupakan keluarga elite asal Pakistan di Hong Kong. Ganti rugi itu diberikan kepada Baby Jane sebagai tunjangan sakit, biaya pengobatan, dan gaji.


Baby Jane kembali ke Filipina pada 2020 lalu meski masih berharap masih bisa bekerja di Hong Kong.


Cutrera selama ini juga merekrut adik Baby Jane sebagai ART-nya. Ia berharap masih bisa melanjutkan kasus diskriminasi terhadap Baby Jane dan menuntut sang majikan "demi memperjuangkan haknya."


"Adik Baby Jane sudah terbang kembali ke Hong Kong untuk bekerja bersama kami dan kami sekarang berfokus untuk mencari tahu apa yang dibutuhkan anak-anak (Baby Jane) yang masih hidup," ucap Cutrera.


Kisah Baby Jane dinilai sedikit banyak menggambarkan nasib para pekerja domestik berupah rendah di Hong Kong.


Hampir 37 ribu orang di Hong Kong bekerja sebagai asisten rumah tangga.

Sebagian besar ART di Hong Kong merupakan pekerja migran dari Filipina dan Indonesia.


Banyak dari mereka bekerja dengan gaji di bawah standar minimum dan hidup dalam kondisi suram lantaran harus mengirimkan sebagian besar pemasukannya ke kampung halaman.


Namun, pemerintah Hong Kong membela bahwa sistem imigrasi dan pekerja migran sangat adil. Pihak berwenang menuturkan aturan selama ini berhasil menekan pelanggaran yang terjadi terkait pekerja migran.


Di sisi lain, kelompok hak asasi manusia menganggap tak sedikit pekerja migran yang bekerja sebagai ART menerima eksploitasi. Undang-Undang yang ada juga tidak cukup melindungi hak para pekerja migran di Hong Kong.


Hong Kong menjadi salah satu wilayah yang masuk dalam daftar pemerintah Amerika Serikat terkait kerawanan perdagangan manusia dan eksploitasi. (*)

COMMENTS

Berita Terkait

Name

Aceh,55,Advetorial,71,aga,1,Agam,253,anak,5,Artikel,159,Babel,21,Bali,11,Bangka Belitung,895,Banten,217,Batam,1,Bukittinggi,219,Covid-19,594,Dharmasraya,68,Edukasi,7,Ekonomi,444,hea,1,Headline,1178,Hiburan,181,Hukrim,864,Hukum dan Kriminal,103,Internasional,407,Jakarta,70,Jawa barat,41,Jawa Tengah,181,Jawa Timur,192,Kalimantan Selatan,147,Kampar,51,Kepulauan Riau,353,Kesehatan,375,Kuliner,132,Lampung,5,Lifestyle,674,Limapuluhkota,33,Loker,3,m,1,Makan4,1,Medan,18,Mentawai,541,Nasional,1192,Olahraga,227,Opini,84,Padang,305,Padang Panjang,102,Padang Pariaman,25,Papua,3,Pariaman,34,Pariwisata,41,Parlemen,271,Pasaman,42,Pasaman Barat,221,Payakumbuh,239,Pendidikan,56,Peristiwa,361,Pesisir Selatan,203,Politik,92,Riau,134,Sawahlunto,136,Sijunjung,126,Solo,6,Solok,314,Solok Selatan,94,Sosial Budaya,1,sulawesi barat,6,Sulawesi Selatan,35,Sulawesi Tenggara,12,Sumatera Selatan,37,Sumatra utara,13,sumba,1,Sumbar,1607,Tanah Datar,29,Teknologi,37,Tips dan Trik,272,tmm,14,TMMD Brebes,877,TMMD Karang Anyar,2822,TMMD Kendal,1344,TMMD Malinau,496,
ltr
item
KUPASONLINE.COM: Miris, Seorang ART di Hong Kong Dipecat Usai Divonis Kanker
Miris, Seorang ART di Hong Kong Dipecat Usai Divonis Kanker
https://1.bp.blogspot.com/-URhRJby3tTc/YGSgXgzwwJI/AAAAAAAAJjk/OxvoXHimJBgVkmR7nZTrnTloV3cISs2pACLcBGAsYHQ/s320/6A2600D2-B31B-4185-991D-AB6D151F0499.jpeg
https://1.bp.blogspot.com/-URhRJby3tTc/YGSgXgzwwJI/AAAAAAAAJjk/OxvoXHimJBgVkmR7nZTrnTloV3cISs2pACLcBGAsYHQ/s72-c/6A2600D2-B31B-4185-991D-AB6D151F0499.jpeg
KUPASONLINE.COM
https://www.kupasonline.com/2021/03/miris-seorang-art-di-hong-kong-dipecat.html
https://www.kupasonline.com/
https://www.kupasonline.com/
https://www.kupasonline.com/2021/03/miris-seorang-art-di-hong-kong-dipecat.html
true
4972569365485151097
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content