Myanmar Makin Kacau, Utusan PBB Desak Embargo Senjata Militer

SHARE:

Jakarta, Kupasonline -- Utusan Myanmar untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang telah memberontak melawan aksi junta militer menyerukan ...



Jakarta, Kupasonline -- Utusan Myanmar untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang telah memberontak melawan aksi junta militer menyerukan perlawanan dan semangat untuk bertindak.


Ia juga meminta zona larangan terbang hingga embargo senjata untuk menekan angka kematian yang disebabkan militer.


"Tindakan kolektif dan kuat Anda dibutuhkan segera," kata Duta Besar Kyaw Moe Tun pada pertemuan Dewan Keamanan, mengutip AFP pada Sabtu (10/4).

"Waktu adalah yang terpenting bagi kami. Tolong, tolong ambil tindakan," ujarnya.


Ia juga menyuarakan penyesalan atas kurangnya tindakan yang memadai dan kuat oleh komunitas internasional, terutama Dewan Keamanan PBB.


Menurut dia kini kondisi makin tak kondusif. Bahkan kini junta sengaja menargetkan warga sipil dan dia menyuarakan kesedihan atas kematian anak-anak.


"Zona larangan terbang harus diumumkan untuk menghindari pertumpahan darah lebih lanjut yang disebabkan serangan udara militer di wilayah sipil. Tidak diragukan lagi tindakan ini tidak dapat diterima oleh kita semua di dunia modern ini," katanya.


Ia berharap komunitas internasional, khususnya Dewan Keamanan PBB, tidak membiarkan kekejaman terus terjadi di Myanmar.


Selain itu ia juga menyerukan embargo senjata internasional hingga pembekuan rekening yang terkait dengan anggota militer dan keluarga mereka.


Kata dia, semua investasi asing langsung juga harus ditangguhkan sampai pemulihan pemerintahan yang dipilih secara demokratis.


Junta militer melakukan aksi kudeta karena menganggap pemilu yang dimenangkan oleh Aung San Suu Kyi dan partainya, NLD, curang.

Mereka menuding setidaknya ada jutaan pemilih palsu yang terdaftar dalam pemilu lalu.


Kudeta kemudian memicu gelombang protes besar-besaran. Berdasarkan catatan Lembaga Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik (AAPP) pada Kamis (8/4) jumlah korban tewas mencapai 614 orang sementara yang ditahan sebanyak 2.857 orang.(*)

COMMENTS

Berita Terkait

Name

Aceh,60,Advetorial,82,aga,1,Agam,339,anak,7,Artikel,163,Babel,22,Bali,12,Bangka Belitung,1156,Banten,323,Batam,1,Bukittinggi,280,Covid-19,689,Dharmasraya,62,Edukasi,7,Ekonomi,525,hea,1,Headline,1329,Hiburan,238,Hukrim,1009,Hukum dan Kriminal,104,Internasional,497,Jakarta,70,Jawa barat,44,Jawa Tengah,259,Jawa Timur,240,Kalimantan Selatan,147,Kampar,51,Kepulauan Riau,507,Kesehatan,420,Kuliner,155,Lampung,8,Lifestyle,729,Limapuluhkota,38,Loker,3,m,1,Makan4,1,Medan,19,Mentawai,655,Nasional,1375,Olahraga,263,Opini,84,Padang,338,Padang Panjang,105,Padang Pariaman,29,Papua,3,Pariaman,56,Pariwisata,47,Parlemen,274,Pasaman,45,Pasaman Barat,223,Payakumbuh,326,Pendidikan,58,Peristiwa,385,Pesisir Selatan,204,Politik,99,Riau,136,Sawahlunto,167,Sijunjung,136,Solo,7,Solok,413,Solok Selatan,131,Sosial Budaya,1,sulawesi barat,6,Sulawesi Selatan,39,Sulawesi Tenggara,12,Sumatera Selatan,39,Sumatra utara,16,sumba,1,Sumbar,1871,Tanah Datar,29,Teknologi,38,Tips dan Trik,307,tmm,14,TMMD Brebes,877,TMMD Karang Anyar,2822,TMMD Kendal,1344,TMMD Malinau,496,
ltr
item
KUPASONLINE.COM: Myanmar Makin Kacau, Utusan PBB Desak Embargo Senjata Militer
Myanmar Makin Kacau, Utusan PBB Desak Embargo Senjata Militer
https://1.bp.blogspot.com/-U-kG6Y1F9rg/YHJ4Dot9vRI/AAAAAAAAJ8Q/cFoNJAEFISYS5U3vcJCzf2YglAaBvVBrACLcBGAsYHQ/s320/C6AC25E6-428A-4636-BB3A-179EF58A0465.jpeg
https://1.bp.blogspot.com/-U-kG6Y1F9rg/YHJ4Dot9vRI/AAAAAAAAJ8Q/cFoNJAEFISYS5U3vcJCzf2YglAaBvVBrACLcBGAsYHQ/s72-c/C6AC25E6-428A-4636-BB3A-179EF58A0465.jpeg
KUPASONLINE.COM
https://www.kupasonline.com/2021/04/myanmar-makin-kacau-utusan-pbb-desak.html
https://www.kupasonline.com/
https://www.kupasonline.com/
https://www.kupasonline.com/2021/04/myanmar-makin-kacau-utusan-pbb-desak.html
true
4972569365485151097
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content