Pemerintah Diminta Tegas Untuk Menangani Kenaikan Covid-19

SHARE:

Jakarta,kupasonline-- Pemerintah perlu mengeluarkan kebijakan yang tegas untuk menghadapinya. "Menurut saya butuh satu keberanian dari ...


Jakarta,kupasonline--
Pemerintah perlu mengeluarkan kebijakan yang tegas untuk menghadapinya.

"Menurut saya butuh satu keberanian dari pemerintah, keberanian untuk buat kebijakan yang tegas. Kalau mau lockdown, ya lockdown. Kalau PPKM Mikro, ya PPKM Mikro, tapi pengawasan dan sanksi ditegakkan," kata Trubus dalam diskusi daring bertajuk 'Menyiasati Lonjakan Covid-19', Sabtu (19/6).

Menurutnya, selama ini sanksi terkait Covid-19 di Indonesia kurang ditegakkan, seperti di DKI Jakarta. Ia mencontohkan dengan beberapa orang yang menolak untuk divaksinasi tidak diberi sanksi oleh Pemerintah Provisi DKI Jakarta.

Padahal, sanksi penolakan vaksin diatur dalam Peraturan Daerah DKI Jakarta Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Covid-19. Pasal 30 menyatakan bahwa orang yang sengaja menolak vaksin akan didenda sebesar Rp5 juta.

Begitu pula dengan pemerintah pusat yang tidak konsisten dengan kebijakan mudik Lebaran beberapa waktu lalu. Awalnya, Surat Edaran Satgas Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idulfitri menetapkan larangan mudik pada 6-17 Mei.

Pemerintah kemudian menambahkan ketentuan terkait mudik, yakni masa pengetatan perjalanan mudik. Seluruh perjalanan mudik pada 22 April-5 Mei dan 18-24 Mei diatur ketat, salah satunya memperpendek masa berlaku hasil tes PCR dan rapid antigen sebagai syarat perjalanan.

"Kemudian setelah itu ada tambahan mengenai kebutuhan khusus, kebutuhan dinas, dan lain-lain (yang diperbolehkan berpergian dalam masa mudik). Enggak konsisten juga itu," kata Trubus.

Dalam kesempatan yang sama, Jubir Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan ada pemudik yang berangkat lebih dulu sebelum larangan. Ada pula yang berangkat setelah larangan.

"Kurang lebih 4-5 juta orang bergerak pada waktu bersamaan, dan kami ingatkan bahwa kalau mobilitas tinggi pasti ada lonjakan kasus Covid-19," kata Nadia,dilansir dari cnn indonesia.

Lebih lanjut, ia juga menjelaskan bahwa target vaksinasi 181,5 juta jiwa baru tercapai 7 persen. Menurutnya, perjalanan vaksinasi masih cukup jauh dan banyak masyarakat yang tidak sadar dengan hal tersebut.

"Lingkungan kita masih banyak orang yang tidak vaksin dan tidak punya kekebalan, masih banyak yang OTG. Apalagi Covid-19 ini makin senang kalau ada mobilitas, ketika banyak interaksi di situlah virus pindah," katanya.

Nadia menilai implementasi PPKM Mikro sampai tingkat kabupaten kota bisa menjadi salah satu solusi untuk mencegah penularan Covid-19. Kemudian mikro lockdown bisa dilakukan pada tingkat Kelurahan atau Kecamatan yang tergolong zona merah.



COMMENTS

Berita Terkait

Nama

Aceh,67,Advetorial,94,aga,3,Agam,446,anak,10,Artikel,166,Babel,22,Bali,13,Bangka Belitung,1312,Banten,378,Batam,2,Bengkulu,1,Bukittinggi,319,Covid-19,703,Dharmasraya,64,Edukasi,7,Ekonomi,592,hea,1,Headline,1451,Hiburan,290,Hukrim,1082,Hukum dan Kriminal,104,Internasional,567,Jakarta,71,Jawa barat,45,Jawa Tengah,272,Jawa Timur,279,Kalimantan Selatan,147,Kampar,51,Kepulauan Riau,517,Kesehatan,454,Kodim Bengkayang,834,Kuliner,157,Lampung,8,Lifestyle,730,Limapuluhkota,40,Loker,3,m,1,Makan4,1,Medan,19,Mentawai,745,Nasional,1556,Olahraga,307,Opini,84,Padang,385,Padang Panjang,109,Padang Pariaman,29,Papua,3,Pariaman,59,Pariwisata,47,Parlemen,276,Pasaman,45,Pasaman Barat,226,Payakumbuh,368,Pendidikan,58,Peristiwa,386,Pesisir Selatan,212,Politik,123,Riau,140,Sawahlunto,187,Sijunjung,150,Solo,7,Solok,498,Solok Selatan,158,Sosial Budaya,1,sulawesi barat,6,Sulawesi Selatan,39,Sulawesi Tenggara,12,Sumatera Selatan,40,Sumatra utara,20,sumba,1,Sumbar,2109,Tanah Datar,30,Teknologi,38,Tips dan Trik,309,tmm,14,TMMD Brebes,877,TMMD Karang Anyar,2822,TMMD Kendal,1344,TMMD Malinau,496,
ltr
item
KUPASONLINE.COM: Pemerintah Diminta Tegas Untuk Menangani Kenaikan Covid-19
Pemerintah Diminta Tegas Untuk Menangani Kenaikan Covid-19
https://1.bp.blogspot.com/-rzthWsFL6hI/YM2KqLZIWHI/AAAAAAAAFkI/MzqXbnqQSMoz3meHEbfYQWsqRdAcNyEHACLcBGAsYHQ/s320/indo.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-rzthWsFL6hI/YM2KqLZIWHI/AAAAAAAAFkI/MzqXbnqQSMoz3meHEbfYQWsqRdAcNyEHACLcBGAsYHQ/s72-c/indo.jpg
KUPASONLINE.COM
https://www.kupasonline.com/2021/06/pemerintah-diminta-tegas-untuk.html
https://www.kupasonline.com/
https://www.kupasonline.com/
https://www.kupasonline.com/2021/06/pemerintah-diminta-tegas-untuk.html
true
4972569365485151097
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content