Pengusaha Kembalikan Uang Korupsi Bansos Covid Sebesar Rp1,6 Milyar

SHARE:

Jakarta,kupasonline- - Direktur CV Bahtera Asa Riski Riswandi mengaku sudah mengembalikan uang sebesar Rp1,6 miliar kepada bendahara negara....


Jakarta,kupasonline-
- Direktur CV Bahtera Asa Riski Riswandi mengaku sudah mengembalikan uang sebesar Rp1,6 miliar kepada bendahara negara.

Uang itu ia kembalikan setelah Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menemukan bahwa harga paket Bansos yang ia tawarkan kepada Kemensos terlalu mahal.

"Penawaran yang saya ajukan ke Pak Joko menurut perhitungan BPKP terdapat kelebihan yang mengakibatkan kerugian negara," kata Riski di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat, Rabu (2/6),dilansir dari cnn indonesia.

Riski dihadirkan dalam sebagai saksi dengan terdakwa Pajabat Pembuat Komitmen (PPK) Kemensos Matheus Joko Santoso dan Kuasa Pengguna Anggaran Kemensos (KPA) Adi Wahyono.

Riski sendiri pernah dipanggil lembaga pengawas itu. BPKP lantas menyatakan bahwa uang yang dibayarkan Kemensos kepada perusahaannya terlalu banyak senilai Rp1,6 miliar.

"Sempat Rp1,9 miliar, tapi saya sempat buktikan jadi Rp1,6 miliar. (Uang) sudah dikembalikan ke bendahara kementerian Rp 1,6 miliar sekian," jelas Riski.

Pernah Bayar Rp140 Juta

Dalam persidangan ini, Riski juga mengaku pernah memberikan uang sebesar Rp140 juta kepada PPK Kemensos Matheus Joko Santoso.

Riski mengaku hanya memberikan uang setoran itu satu kali. Pembayaran dilakukan olehnya secara langsung di ruang ULP Kemensos.

"Satu kali ke Pak Joko Rp140 juta," kata Riski.

Namun, keterangan ini berbeda dengan pernyataannya di berita acara penyidikan (BAP). Hal ini membuat Ketua Majelis Hakim Muhammad Damis mencecarnya.

Menurut Damis, dalam BAP tersebut Riski mengaku membayarkan setoran itu dalam dua tahap. Tahap pertama sebesar Rp100 juta dan tahap kedua Rp72 juta.

"Seingat saya satu kali Rp 140 juta Yang Mulia, yang saya serahkan sendiri," kata Riski mengoreksi.

Riski mengatakan uang itu ia berikan kepada Matheus Joko sebagai bentuk terima kasih. Ia mengaku perusahaanya tidak pernah diminta memberikan bayaran karena mendapatkan kuota bansos.

Perusahaannya, CV Bahtera Asa menjadi penyedia paket Bansos Covid-19 sebanyak empat kali, yakni tahap 1 sebanyak dua kali, tahap 3, dan tahap komunitas.

"Itu ucapan terima kasih saya, sukarela aja," ucapnya.

Sebelumnya, Pajabat Pembuat Komitmen (PPK) Kemensos Matheus Joko Santoso dan Kuasa Pengguna Anggaran Kemensos (KPA) Adi Wahyono ditetapkan menjadi terdakwa kasus korupsi Bansos.

Keduanya mendapatkan tugas dari Menteri Sosial Jukiari Peter Batubara untuk mengumpulkan fee dari para vendor yang mendapatkan jatah kuota paket penyedia Bansos Covid-19.


Direktur CV Bahtera Asa Kembalikan Uang Korupsi Bansos Sebesar Rp1,6 Milyar Jakarta,kupasonlinne-- Direktur CV Bahtera Asa Riski Riswandi mengaku sudah mengembalikan uang sebesar Rp1,6 miliar kepada bendahara negara.

Uang itu ia kembalikan setelah Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menemukan bahwa harga paket Bansos yang ia tawarkan kepada Kemensos terlalu mahal.

"Penawaran yang saya ajukan ke Pak Joko menurut perhitungan BPKP terdapat kelebihan yang mengakibatkan kerugian negara," kata Riski di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat, Rabu (2/6),dilansir dari cnn indonesia.

Riski dihadirkan dalam sebagai saksi dengan terdakwa Pajabat Pembuat Komitmen (PPK) Kemensos Matheus Joko Santoso dan Kuasa Pengguna Anggaran Kemensos (KPA) Adi Wahyono.

Riski sendiri pernah dipanggil lembaga pengawas itu. BPKP lantas menyatakan bahwa uang yang dibayarkan Kemensos kepada perusahaannya terlalu banyak senilai Rp1,6 miliar.

"Sempat Rp1,9 miliar, tapi saya sempat buktikan jadi Rp1,6 miliar. (Uang) sudah dikembalikan ke bendahara kementerian Rp 1,6 miliar sekian," jelas Riski.

Pernah Bayar Rp140 Juta

Dalam persidangan ini, Riski juga mengaku pernah memberikan uang sebesar Rp140 juta kepada PPK Kemensos Matheus Joko Santoso.

Riski mengaku hanya memberikan uang setoran itu satu kali. Pembayaran dilakukan olehnya secara langsung di ruang ULP Kemensos.

"Satu kali ke Pak Joko Rp140 juta," kata Riski.

Namun, keterangan ini berbeda dengan pernyataannya di berita acara penyidikan (BAP). Hal ini membuat Ketua Majelis Hakim Muhammad Damis mencecarnya.

Menurut Damis, dalam BAP tersebut Riski mengaku membayarkan setoran itu dalam dua tahap. Tahap pertama sebesar Rp100 juta dan tahap kedua Rp72 juta.

"Seingat saya satu kali Rp 140 juta Yang Mulia, yang saya serahkan sendiri," kata Riski mengoreksi.

Riski mengatakan uang itu ia berikan kepada Matheus Joko sebagai bentuk terima kasih. Ia mengaku perusahaanya tidak pernah diminta memberikan bayaran karena mendapatkan kuota bansos.

Perusahaannya, CV Bahtera Asa menjadi penyedia paket Bansos Covid-19 sebanyak empat kali, yakni tahap 1 sebanyak dua kali, tahap 3, dan tahap komunitas.

"Itu ucapan terima kasih saya, sukarela aja," ucapnya.

Sebelumnya, Pajabat Pembuat Komitmen (PPK) Kemensos Matheus Joko Santoso dan Kuasa Pengguna Anggaran Kemensos (KPA) Adi Wahyono ditetapkan menjadi terdakwa kasus korupsi Bansos.

Keduanya mendapatkan tugas dari Menteri Sosial Jukiari Peter Batubara untuk mengumpulkan fee dari para vendor yang mendapatkan jatah kuota paket penyedia Bansos Covid-19.



COMMENTS

Berita Terkait

Nama

Aceh,60,Advetorial,82,aga,1,Agam,339,anak,7,Artikel,163,Babel,22,Bali,12,Bangka Belitung,1160,Banten,327,Batam,1,Bukittinggi,281,Covid-19,698,Dharmasraya,62,Edukasi,7,Ekonomi,529,hea,1,Headline,1335,Hiburan,239,Hukrim,1015,Hukum dan Kriminal,104,Internasional,501,Jakarta,70,Jawa barat,44,Jawa Tengah,259,Jawa Timur,240,Kalimantan Selatan,147,Kampar,51,Kepulauan Riau,508,Kesehatan,423,Kuliner,157,Lampung,8,Lifestyle,730,Limapuluhkota,38,Loker,3,m,1,Makan4,1,Medan,19,Mentawai,658,Nasional,1380,Olahraga,265,Opini,84,Padang,338,Padang Panjang,107,Padang Pariaman,29,Papua,3,Pariaman,56,Pariwisata,47,Parlemen,274,Pasaman,45,Pasaman Barat,223,Payakumbuh,336,Pendidikan,58,Peristiwa,385,Pesisir Selatan,205,Politik,99,Riau,136,Sawahlunto,167,Sijunjung,137,Solo,7,Solok,416,Solok Selatan,131,Sosial Budaya,1,sulawesi barat,6,Sulawesi Selatan,39,Sulawesi Tenggara,12,Sumatera Selatan,39,Sumatra utara,16,sumba,1,Sumbar,1882,Tanah Datar,29,Teknologi,38,Tips dan Trik,309,tmm,14,TMMD Brebes,877,TMMD Karang Anyar,2822,TMMD Kendal,1344,TMMD Malinau,496,
ltr
item
KUPASONLINE.COM: Pengusaha Kembalikan Uang Korupsi Bansos Covid Sebesar Rp1,6 Milyar
Pengusaha Kembalikan Uang Korupsi Bansos Covid Sebesar Rp1,6 Milyar
https://1.bp.blogspot.com/-GtKZ5FfFIoI/YLgzv1JyWyI/AAAAAAAAFIY/NZYmB44qkToLwJH6cOuxhb4soQ6-wOq7QCLcBGAsYHQ/s320/uang%2527.jpeg
https://1.bp.blogspot.com/-GtKZ5FfFIoI/YLgzv1JyWyI/AAAAAAAAFIY/NZYmB44qkToLwJH6cOuxhb4soQ6-wOq7QCLcBGAsYHQ/s72-c/uang%2527.jpeg
KUPASONLINE.COM
https://www.kupasonline.com/2021/06/pengusaha-kembalikan-uang-korupsi.html
https://www.kupasonline.com/
https://www.kupasonline.com/
https://www.kupasonline.com/2021/06/pengusaha-kembalikan-uang-korupsi.html
true
4972569365485151097
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content