Seorang Anak Tewas Digigit Anjing Tetangga

SHARE:

Medan,kupasonline --Peristiwa bermula ketika Reza bersama temannya jajan ke warung. Ketika melewati rumah tetangganya yang bermarga Simanjun...


Medan,kupasonline
--Peristiwa bermula ketika Reza bersama temannya jajan ke warung. Ketika melewati rumah tetangganya yang bermarga Simanjuntak, ternyata anjing milik tetangganya tersebut tidak dirantai dan langsung keluar pagar menggigit paha korban.

"Waktu itu pemilik anjing beli air galon, datanglah tukang air, pagarnya terbuka. Kebetulan almarhum lewat dari rumah itu. Ternyata anjingnya keluar dan langsung menggigit paha almarhum," kata Oki Adriansyah.

Setelah digigit anjing, Reza tak langsung pulang ke rumah. Ia masih sempat main bersama temannya.

Reza lantas menceritakan kejadian tersebut kepada kakeknya dan dibawa berobat ke bidan Manurung yang lokasinya tak jauh dari rumah mereka.

Usai berobat, keluarga korban bersama kepala lingkungan setempat mendatangi rumah pemilik anjing. Namun kedatangan mereka tak mendapat sambutan baik.

Si pemilik anjing, kata Oki, menolak bertanggung jawab dan menantang kasus itu dibawa ke jalur hukum. Si pemilik anjing mengaku tak takut berurusan dengan hukum. Selain itu ia mengklaim bisa menghadirkan Wali Kota Medan Bobby Nasution di rumahnya,dilansir dari cnn indonesia.

"Lalu kita bicara di depan warkop rumah itu. Ada Kepling dan ibu dari almarhum. Pemilik anjing itu bilang 'Siapa tak kenal sama saya, saya ini dari Persatuan Batak Bersatu'. Bahkan dia bilang wali kota aja bisa dia hadirkan ke rumahnya. Dia bilang jalur hukum pun akan ditempuhnya. Mendengar itu kami pun memilih pulang ke rumah," ucap Oki.

Kasus tersebut lantas dilaporkan ke Polsek Tuntungan dengan nomor pengaduan STTLP/54/VI/2021/SPKT/Sektor Medan Tuntungan pada 11 Juni 2021. Saat itu, kondisi korban mulai lemah dengan suhu badan 39 derajat celsius.

Korban lalu dibawa ke RSUP H Adam Malik Medan untuk divisum. Setelah visum, kondisi korban semakin mengkhawatirkan dan mulai menunjukkan gejala rabies.

Malamnya, Reza berperilaku aneh. Matanya tak fokus saat melihat. Tak hanya itu, air liur terus keluar dari mulutnya. Bocah tersebut juga mengalami muntah dan mencret bahkan sempat hilang ingatan.

"Setelah visum, kita balik lagi ke Polsek. Tapi almarhum ini sudah tak sanggup. Jam 10 malam, kondisinya semakin parah dan sempat hilang ingatan. Tapi saat itu kita belum tau itu gejala rabies," urainya.

Kemudian pada Sabtu (12/6), Oki bersama ibu korban mencari vaksin rabies yang didapat dari Kimia Farma. 

"Almarhum dibawa ke klinik, tapi sudah tak bisa jalan, dia jatuh ketika turun dari mobil. Setelah divaksin rabies, almarhum dibawa ke rumah, tapi dia tak mau makan, kakinya sudah tak bisa jalan, dan jadi hiperaktif, gelisah, air liurnya terus keluar," paparnya.

Pada Minggu (13/6), bocah tersebut semakin kritis dan akhirnya mengembuskan napas terakhir pada sore harinya.

Belakangan kasus tersebut dilimpahkan ke Polrestabes Medan. Sementara jenazah korban diotopsi di RS Bhayangkara Medan.

"Klien saya ini orang susah, tapi mereka anggap sepele. Saat ini kami masih menunggu SP2HP (Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan). Kami hanya minta keadilan. Kita percayakan polisi bisa bertindak profesional menangani kasus ini," bebernya.




COMMENTS

Berita Terkait

Nama

Aceh,67,Advetorial,94,aga,3,Agam,446,anak,10,Artikel,166,Babel,22,Bali,13,Bangka Belitung,1312,Banten,378,Batam,2,Bengkulu,1,Bukittinggi,319,Covid-19,703,Dharmasraya,64,Edukasi,7,Ekonomi,592,hea,1,Headline,1451,Hiburan,290,Hukrim,1082,Hukum dan Kriminal,104,Internasional,567,Jakarta,71,Jawa barat,45,Jawa Tengah,272,Jawa Timur,279,Kalimantan Selatan,147,Kampar,51,Kepulauan Riau,517,Kesehatan,454,Kodim Bengkayang,834,Kuliner,157,Lampung,8,Lifestyle,730,Limapuluhkota,40,Loker,3,m,1,Makan4,1,Medan,19,Mentawai,745,Nasional,1556,Olahraga,307,Opini,84,Padang,385,Padang Panjang,109,Padang Pariaman,29,Papua,3,Pariaman,59,Pariwisata,47,Parlemen,276,Pasaman,45,Pasaman Barat,226,Payakumbuh,368,Pendidikan,58,Peristiwa,386,Pesisir Selatan,212,Politik,123,Riau,140,Sawahlunto,187,Sijunjung,150,Solo,7,Solok,499,Solok Selatan,159,Sosial Budaya,1,sulawesi barat,6,Sulawesi Selatan,39,Sulawesi Tenggara,12,Sumatera Selatan,40,Sumatra utara,20,sumba,1,Sumbar,2110,Tanah Datar,30,Teknologi,38,Tips dan Trik,309,tmm,14,TMMD Brebes,877,TMMD Karang Anyar,2822,TMMD Kendal,1344,TMMD Malinau,496,
ltr
item
KUPASONLINE.COM: Seorang Anak Tewas Digigit Anjing Tetangga
Seorang Anak Tewas Digigit Anjing Tetangga
https://1.bp.blogspot.com/-kXr6D8aJqz4/YMmA5kyMhqI/AAAAAAAAFeU/xoWDqNEWrFc8CaNcMHH4Lqade8EIGYYcwCLcBGAsYHQ/s320/964b74ca-0252-48ad-bcc5-fb924a6315f2.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-kXr6D8aJqz4/YMmA5kyMhqI/AAAAAAAAFeU/xoWDqNEWrFc8CaNcMHH4Lqade8EIGYYcwCLcBGAsYHQ/s72-c/964b74ca-0252-48ad-bcc5-fb924a6315f2.jpg
KUPASONLINE.COM
https://www.kupasonline.com/2021/06/seorang-anak-tewas-digigit-anjing.html
https://www.kupasonline.com/
https://www.kupasonline.com/
https://www.kupasonline.com/2021/06/seorang-anak-tewas-digigit-anjing.html
true
4972569365485151097
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content