DLH Bintan Bagikan Buku Saku Literasi Lingkungan untuk Siswa SD dan SMP

×

DLH Bintan Bagikan Buku Saku Literasi Lingkungan untuk Siswa SD dan SMP

Bagikan berita
DLH Bintan Bagikan Buku Saku Literasi Lingkungan untuk Siswa SD dan SMP
DLH Bintan Bagikan Buku Saku Literasi Lingkungan untuk Siswa SD dan SMP

KUPASONLINE.COM Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bintan kembali melakukan langkah strategis dalam menanamkan kesadaran lingkungan kepada generasi muda. Melalui kegiatan pembagian buku saku literasi lingkungan kepada siswa tingkat SD dan SMP, DLH Bintan berupaya membangun pemahaman sejak dini tentang pentingnya menjaga kelestarian alam dan kebersihan lingkungan sekitar.

Sejumlah sekolah menjadi sasaran kegiatan ini, di antaranya MIS Muhammadiyah Kawal dan MTs Bintan Timur yang merupakan calon Sekolah Adiwiyata Kabupaten. Selain itu, dua sekolah Adiwiyata Kabupaten — SDN 003 Bintan Timur dan SDN 001 Bintan Timur — serta SDN 004 Toapaya yang berstatus Sekolah Adiwiyata Provinsi, juga menerima buku saku tersebut.

Bupati Bintan, Roby Kurniawan, menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan DLH. Menurutnya, pendidikan lingkungan sejak dini merupakan langkah penting dalam memastikan keberlanjutan upaya menjaga bumi.

“Ini langkah luar biasa. Kita sering mengampanyekan pentingnya kebersihan dan kepedulian lingkungan di berbagai tempat, tapi menanamkan semangat itu sejak anak-anak adalah kunci utama. Mereka harus memiliki kesadaran sejak dini untuk menjaga lingkungan yang bersih, nyaman, dan sehat. Saya memberikan apresiasi sebesar-besarnya untuk DLH Bintan,” ujar Roby.

Sementara itu, Kepala DLH Bintan, Niken Wulandari, menjelaskan bahwa pembagian buku saku tersebut merupakan bagian dari program edukasi lingkungan yang ditujukan bagi siswa kader Adiwiyata. Melalui buku ini, siswa diharapkan lebih memahami konsep kebersihan, pengelolaan sampah, serta dampak perilaku manusia terhadap alam.

“Di dalam buku ini, terdapat materi mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), pengelolaan sampah melalui konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle), hingga fenomena alam yang disebabkan oleh perilaku manusia. Kami ingin para siswa tumbuh menjadi generasi yang peduli terhadap lingkungan,” ungkap Niken.

Ia juga menambahkan bahwa para siswa diharapkan mampu menumbuhkan perilaku positif, seperti memilah sampah sejak dini dan menjaga kebersihan lingkungan sekolah maupun rumah.

“Kita mulai dari hal sederhana, menjaga kebersihan di sekolah dan di rumah. Dari sana, mereka bisa menularkan kebiasaan baik ini kepada teman-temannya,” jelasnya.

Selain membahas isu sampah, buku saku tersebut juga memuat informasi tentang lubang biopori yang dapat meningkatkan penyerapan air hujan dan mengurangi risiko banjir, baik skala kecil maupun besar. Ada pula penjelasan mengenai penguraian sampah organik yang dapat menghasilkan pupuk kompos alami dan meningkatkan kesuburan tanah.

Editor : Ficky
Bagikan

Berita Terkait
Terkini