Mahyeldi Dorong Generasi Muda Sumbar Jadi Garda Terdepan Indonesia Bebas Korupsi

×

Mahyeldi Dorong Generasi Muda Sumbar Jadi Garda Terdepan Indonesia Bebas Korupsi

Bagikan berita
Mahyeldi Dorong Generasi Muda Sumbar Jadi Garda Terdepan Indonesia Bebas Korupsi
Mahyeldi Dorong Generasi Muda Sumbar Jadi Garda Terdepan Indonesia Bebas Korupsi

KUPASONLINE.COM – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menyerukan agar generasi muda di daerahnya menjadi pelopor dalam mewujudkan Indonesia yang bersih dari korupsi. Seruan ini disampaikan saat membuka kegiatan Kelas Pemuda Antikorupsi Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Studio Hasnawi Karim, Asrama Haji Padang, Rabu (5/11/2025).

Acara bertema “Mewujudkan Tata Kelola Pemerintah Daerah yang Berintegritas dengan Pelibatan Peran Serta Pemuda Antikorupsi” tersebut dihadiri ratusan peserta dari berbagai kabupaten/kota di Sumatera Barat.

Dalam sambutannya, Mahyeldi mengungkapkan rasa bangganya karena Sumatera Barat dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan strategis ini. Ia menilai program tersebut sebagai langkah penting untuk menyiapkan generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan siap menjadi pemimpin bangsa di masa depan.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Para peserta adalah calon pemimpin masa depan, calon gubernur masa depan. Semoga nilai-nilai antikorupsi yang ditanamkan hari ini menjadi bekal untuk memimpin negeri ini ke arah yang lebih baik,” ujar Mahyeldi yang disambut tepuk tangan meriah peserta.

Gubernur menegaskan, praktik korupsi menjadi salah satu penyebab utama terhambatnya pembangunan di berbagai sektor. Ia berharap, para pemuda tidak hanya memahami teori, tetapi juga turut aktif menjadi agen perubahan dalam menolak dan mencegah korupsi sejak dini.

“Banyak program pembangunan tidak berjalan maksimal karena perilaku korup. Maka dari itu, pendidikan antikorupsi untuk pemuda sangat penting. Kalianlah generasi yang akan membawa perubahan nyata,” tegasnya.

Mahyeldi juga mengajak peserta untuk menularkan semangat integritas dan kejujuran di lingkungan sekitar. Ia optimistis, jika semangat antikorupsi tumbuh dari kalangan pemuda, maka kualitas pembangunan di Sumatera Barat akan meningkat secara signifikan.

“Kalian akan turun langsung ke masyarakat, mengedukasi dan mengingatkan pentingnya nilai integritas. Bila gerakan ini berjalan, pembangunan kita akan lebih cepat, efisien, dan berkualitas,” tambahnya.

Sementara itu, Pelaksana Harian Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK, Dion H. Sumarto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi KPK dalam memperkuat gerakan antikorupsi melalui jalur pendidikan dan pelibatan masyarakat. Menurutnya, pemberantasan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga dengan menumbuhkan budaya integritas sejak dini.

“Pemuda adalah agen perubahan dan penjaga moral bangsa. KPK meyakini bahwa pemberantasan korupsi harus dimulai dari pendidikan nilai dan budaya antikorupsi,” jelas Dion.

Editor : Ficky
Bagikan

Berita Terkait
Terkini